TNI Tangkap Kapal Singapura Bawa Satu Ton Sabu

TNI Tangkap Kapal Singapura Bawa Satu Ton SabuReviewed by adminon.This Is Article AboutTNI Tangkap Kapal Singapura Bawa Satu Ton SabuBatam,- Hari ini, Sabtu (10/2/2018) TNI KL Batam segera menggelar konfrensi pers penangkapan sabu seberat satu ton. Hasil tangkapan TNI AL KRI Sigorut-864 itu diketahui berasal dari kapal MV Sunrise Glory berbendera Singapura. “Bertempat di Dermaga Lanal Batam, dilaksanakan pers conference pukul 10:00 WIB, oleh Bapak Wakasal tentang hasil tangkapan TNI AL dari KRI Sigurot-864, […]
Foto : Barang bukti sedang dipegang

Batam,- Hari ini, Sabtu (10/2/2018) TNI KL Batam segera menggelar konfrensi pers penangkapan sabu seberat satu ton. Hasil tangkapan TNI AL KRI Sigorut-864 itu diketahui berasal dari kapal MV Sunrise Glory berbendera Singapura.

“Bertempat di Dermaga Lanal Batam, dilaksanakan pers conference pukul 10:00 WIB, oleh Bapak Wakasal tentang hasil tangkapan TNI AL dari KRI Sigurot-864, berupa sabu-sabu sebanyak 1 ton dari kapal MV Sunrise Glory berbendera Singapura,” ujar Komandan Lanal Batam, Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan, di Batam seperti yang diberitakan rilis.id

 

Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan mengatakan, rencananya akan dihadiri oleh Kabareskrim Polri, Ka BNN, Aspam Kasal, Pangarmabar, Kadispamal dan Kadispenal.

Seperti diketahui, KRI Sigurot-864 mengamankan kapal Sunrise Glory karena diduga menggunakan dokumen palsu dan kerap ganti bendera sesuai negara yang dilewati.

Proses penangkapan berawal saat KRI Sigurot-864 sedang patroli di perairan Selat Singapura. Petugas kemudian mendeteksi adanya kapal nelayan berbendera Singapura melintas di luar jalur pelayaran dan memasuki wilayah perairan Indonesia.

Selama proses pemeriksaan awal, ditemukan MV Sunrise Glory merupakan kapal ikan yang mengibarkan bendera Singapura dengan empat orang ABK berkewarganegaraan Taiwan.

Kapal Sunrise Glory seharusnya berbendera Indonesia, karena seluruh dokumen kapal berasal dari Indonesia.

Sesuai informasi dari nahkoda, kapal tersebut berlayar dari Malaysia menuju Taiwan. Namun setelah dicocokkan dengan dokumen Port Clearance, kapal tersebut berlayar dari Malaysia menuju Thailand. Seluruh dokumen yang dimiliki kapal hanya foto copy atau tanpa dokumen asli. Dan kapal ini rencananya akan digunakan menangkap ikan di perairan Taiwan.

Kapal ini juga diduga Phantom Ship karena berbendera ganda. Kapal diduga memiliki nama Sun De Man 66. (IBA)