Tiga Anggota Dewan Dilantik Pada Sidang Paripurna DPRD NTB

Tiga Anggota Dewan Dilantik Pada Sidang Paripurna DPRD NTB
Foto: Ketiga anggota DPRD NTB yakni H. Ismail, L. Hilman Afriandi dan H. Ahmad Kudsi, SH menandatangani SK di hadapan Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaedah, Rabu (17/10)

Mataram,- Tiga (3) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB kembali diganti antar waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014-2019, pada sidang paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD NTB HJ. Baiq Isvie Rupaedah didampingi Wakil Ketua H. Abdul Hadi dan TGH. Mahali Fikri pada Rabu, (17/10) di ruang rapat utama DPRD NTB.

“Pengangkatan dan Pergantian Antar Waktu ketiga orang anggota DPRD Provinsi NTB atas nama H. Ismail,.S.AP menggantikan Baejuri Bolkiah, SH., L. Hilman Afriandi menggantikan Burhanuddin, S.Sos dan H. Ahmad Kudsi, SH menggantikan Suharto, ST., MM,” ucap ketua DPRD NTB HJ. Baiq Isvie Rupaedah dalam sambutannya, setelah sebelumnya Sekretaris Dewan (Sekwan) H. Mahdi, SH, MH membacakan surat keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri tentang pengangkatan dan pemberhentian Pergantian Antar Waktu sisa masa jabatan 2014-2019 anggota DPRD Provinsi NTB.

Proses pergantian antara waktu anggota DPRD NTB tersebut sesuai dengan pasal 239 ayat 1 UU no 42 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, dan DPRD yang menyatakan bahwa anggota DPRD berhenti karena meninggal dunia, mengundurkan diri atau diberhentikan.

Yang bersangkutan tambah Isvie, pemberhentiannya ketiga anggota DPRD NTB tersebut dengan hormat oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Cahyo Kumolo tanggal 8 September 2018 karena yang bersangkutan kembali mencalonkan diri melalui partai yang berbeda pada pemilihan legislatif 2019 yang akan datang.

Dalam sambutannya juga, Isvie meminta kepada ketiga anggota dewan yang baru dilantik tersebut untuk meninggalkan semua aktitivitas lain termasuk yang masih bekerja di lembaga swadaya masyarakat (LSM) demi keharmonisan antar sesama anggota dewan.

Oleh karena itu, menurutnya tiga orang anggota dewan yang baru dilantik tersebut perlu membekali diri dan mempelajari tata tertib DPRD untuk pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai anggota dewan serta mempelajari berbagai perundang-undangan yang lain terkait dengan penempatan mereka dalam Komisi-komisi DPRD Provinsi NTB.

Untuk diketahui, Sidang Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, Wakil Ketua , H. Abdul Hadi dan TGH. Mahali Fikri serta dihadiri fraksi-fraksi dan komisi-komisi, sejumlah OPD Lingkup Pemprov NTB, unsur TNI/Polri dan tamu undangan lainnya.

(IBA)