Tetap ‘Ngeyel’ Kumpulkan Warga, HMI Nilai Bupati Bima tak Punya Malu

Tetap ‘Ngeyel’ Kumpulkan Warga, HMI Nilai Bupati Bima tak Punya MaluReviewed by adminon.This Is Article AboutTetap ‘Ngeyel’ Kumpulkan Warga, HMI Nilai Bupati Bima tak Punya MaluKota Bima (detikntbcom),- Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima, Sukrin Laloja menyesalkan sikap Bupati Bima yang tidak mengikuti protokol kesehatan di masa pandemi bahkan terkesan ‘ngeyel’ tetap mengumpulkan warga dalam jumlah banyak di rumah dinas/ Pendopo beberapa hari terakhir ini. Apa yang dilakukan Bupati Hj. Indah Dhamaynti Putri ini sesal Sukrin, adalah menyakiti […]
Bupati Bima menerima silaturrahim warga yang tidak mengindahkan SOP Covid-19 yakni phsycal distancing (Dok. Istimewa)

Kota Bima (detikntbcom),- Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima, Sukrin Laloja menyesalkan sikap Bupati Bima yang tidak mengikuti protokol kesehatan di masa pandemi bahkan terkesan ‘ngeyel’ tetap mengumpulkan warga dalam jumlah banyak di rumah dinas/ Pendopo beberapa hari terakhir ini.

Apa yang dilakukan Bupati Hj. Indah Dhamaynti Putri ini sesal Sukrin, adalah menyakiti perasaan semua tenaga medis yang tengah berjuang di garis depan melawan Covid-19.

Sehari menjelang sholat Eid 1441 H, Bupati menghimbau semua masyarakat Kabupaten Bima agar shalat Eid di rumah saja. Namum malamnya pasca sholat Eid, IDP mengumpulkan warga dengan alasan silaturrahim.

“Sebagai putra asli daerah dan sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saya merasa tersinggung dengan sikap Bupati Bima yang tidak konsisten dan seolah menyepelekan keyakinan masyarakat kabupaten bima yang mayoritas muslim,” sesalnya, Selasa (26/5) seperti siaran pers diterima media ini.

katanya, kenapa harus mengeluarkan himbauan sementara himbauan itu dia langgar sendiri, terlepas alasannya silaturahmi tapi tetap tidak bisa dibenarkan karena mengundang kerumunan, apalagi dalam ruangan dengan cara duduk yang tidak berjarak.

Sebagai middle class, hampir setiap hari pihaknya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan serta anjuran-anjuran pemerintah, namun pihaknya merasa sangat kecewa dengan sikap Bupati Bima yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan ucapannya sendiri.

“Mestinya sebagai pemimpin harus memberikan contoh kepada rakyatnya, ini malah ucapannya sendiri yang dia langgar. Tidak punya malu sama sekali,” sesal Sukrin.

Berangkat dari kejadian yang memalukan itu, sesegera mungkin bupati bima harus meminta maaf kepada seluruh masyarakat kabupaten bima dan harus ikuti protokol kesehatan dari tim medis dan pemerintah pusat. (Iba)