Tersangka Korupsi Bupati Dompu Tengah Dipelajari Kapolda NTB

Tersangka Korupsi Bupati Dompu Tengah Dipelajari Kapolda NTBReviewed by adminon.This Is Article AboutTersangka Korupsi Bupati Dompu Tengah Dipelajari Kapolda NTBMataram (DetikNTB.Com),- Masyarakat NTB berharap komitmen pemberantasan korupsi terhadap Kapolda NTB yang baru saja dilantik yakni Irjen (Pol) Tomsi Tohir menggantikan Irjen (Pol) Nana Sudjana yang mengemban amanah menjadi Kapolda Metro Jaya terhadap sejumlah kasus korupsi di NtB termasuk kasus korupsi perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil Kategori II (CPNS KII) di kabupaten Dompu beberapa tahun […]
Foto: Kapolda NTB, Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir M,Si saat melaksanakan Upacara Farewell And Welcome Parade Kapolda NTB di lapangan Gajah Mada Mapolda NTB, Senin, (13/1) kemarin

Mataram (DetikNTB.Com),- Masyarakat NTB berharap komitmen pemberantasan korupsi terhadap Kapolda NTB yang baru saja dilantik yakni Irjen (Pol) Tomsi Tohir menggantikan Irjen (Pol) Nana Sudjana yang mengemban amanah menjadi Kapolda Metro Jaya terhadap sejumlah kasus korupsi di NtB termasuk kasus korupsi perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil Kategori II (CPNS KII) di kabupaten Dompu beberapa tahun mangkrak dan menjadi bola liar.

Dalam kasus korupsi tersebut sudah tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka termasuk di antaranya Bupati Dompu, H. Bambang M Yasin (HBY).

Menanggapi hal tersebut Kapolda NTB, Irjen (Pol) Tomsi Tohir menegaskan akan menuntaskan semua kasus korupsi yang ada di Bumi Gora ini termasuk kasus korupsi perekrutan CPNS K-II di Kabupaten Dompu.

“Kalau komitmen (pemberantasan korupsinya) semuanya dituntaskan (termasuk tersangka Bupati Dompu atas korupsi perekrutan CPNS K-II), tapi untuk materinya nanti kita dipelajari dulu,” kata mantan Kapolda Banten ini singkat, Senin (13/1) malam usai ramah tamah pisah sambut Kapolda NTB di Hotel Lombok Raya di Mataram.

Sebagai informasi, penyidik Subdit III Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB telah menetapkan tiga tersangka di kasus ini. Antara lain, Bupati Dompu  HBY, mantan Kepala BKD Dompu berinisial AH, dan mantan Kabid BKN Regional X Denpasar HJ.

Ketiganya diduga melakukan korupsi dalam perekrutan CPNS K2 Dompu. Akibat penyimpangan itu, dari hasil perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB diperoleh angka sekitar Rp 3,5 miliar untuk taksiran kerugian negara.

Jumlah tersebut dihitung dari biaya pelatihan dan gaji terhadap 134 honorer K2, yang sebelumnya tidak memenuhi kriteria untuk diangkat menjadi CPNS.

HBY, yang masih aktif menjabat sebagai Bupati Dompu, disangka melanggar Pasal 2 dan atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 KUHP. HBY diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait penyalahgunaan jabatan dan wewenang.

Meski telah memunculkan tersangka, proses melengkapi berkas perkara ketiganya yang tersendat. Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB berulangkali mengembalikan berkas milik ketiga tersangka ke penyidik Polda NTB.

Salah satu berkas perkara yang paling sering dikembalikan adalah milik Bupati Dompu HBY. Tercatat sedikitnya berkas HBY enam kali bolak-balik dari penyidik kepolisian ke jaksa peneliti. (Iba)