Soal OTT Staf, Kakanwil NTB: Saya Merasa Terpukul

Soal OTT Staf, Kakanwil NTB: Saya Merasa TerpukulReviewed by adminon.This Is Article AboutSoal OTT Staf, Kakanwil NTB: Saya Merasa TerpukulMataram,- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) NTB, H. Nasruddin, S.Sos, M.Pdi, menyampaikan rasa prihatin atas ditangkapnya 3 anak buahnya yang terjerat kasus pemalakan terhadap dana bantuan 13 masjid di Lobar. Nasruddin merasa prihatin dan terpukul atas ulah anak buanya yang melakukan pemalakan itu. “Ibarat orang tua yang anaknya nakal. Jadi, saya merasa prihatin merasa […]
Foto: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) NTB, H. Nasruddin, S.Sos, M.Pdi

Mataram,- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) NTB, H. Nasruddin, S.Sos, M.Pdi, menyampaikan rasa prihatin atas ditangkapnya 3 anak buahnya yang terjerat kasus pemalakan terhadap dana bantuan 13 masjid di Lobar.

Nasruddin merasa prihatin dan terpukul atas ulah anak buanya yang melakukan pemalakan itu.

“Ibarat orang tua yang anaknya nakal. Jadi, saya merasa prihatin merasa terpukul terhadap peristiwa ini,” katanya, Jumat (18/01) siang di Mataram.

Baca berita terkait: Otak ‘Perampok’ Duit Bantuan Rehab Masjid Lombok Dicokok

Oleh karena itu, dirinya meminta maaf kepada seluruh masyarakat NTB atas perilaku anak buahnya.

“Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran buat anak buah (staf saya) yang lain, buat ASN khususnya di Lingkungan Kementerian Agama dan umumnya di seluruh Indonesia,” harapnya.

Dia mengakui, hampir tiap hari dirinya menyampaikan kepada seluruh bawahannya untuk tidak berfikir macam-macam terhadap dana bantuan maupun proyek yang diberikan oleh pemerintah.

“Ngapain lagi cari-cari uang recehan seperti itu,” imbuhnya.

Terhadap ketiga anak buahnya yang ditangkap, mantan Kakanwil Lombok Timur ini akan berupaya membantu secara hukum melalui bidang FKUB dan Hukum yang sudah ada.

“Untuk membantu meluruskan permasalahan ini. Nanti bagian hukum kami yang akan bekerja juga,” katanya.

Untuk diketahui inisial ketiga tersangka tersebut yakni BA sebagai staf, IK sebagai kepala Tata Usaha Kemenag Lobar dan SL sebagai Kepala Sub Bagian Kepegawaian Kemenag NTB ditangkap oleh jajaran Polres Mataram pada minggu ini. (Iba)