Satgas DPRD NTB Sampaikan 7 Rekomendasi ke Pemprov soal Covid-19

By: On:
Satgas DPRD NTB Sampaikan 7 Rekomendasi ke Pemprov soal Covid-19Reviewed by adminon.This Is Article AboutSatgas DPRD NTB Sampaikan 7 Rekomendasi ke Pemprov soal Covid-19Mataram (DetikNTB.Com),- Usai melakukan kunjungan ke beberapa Rumah Sakit rujukan pasien Covid-19 di NTB Satuan Tugas (Satgas) percepatan lawan corona virus desease 2019 (Covid-19) DPRD Provinsi NTB menggelar rapat internal di Sekretariat Covid-19 guna membahas hasil kunjungan tersebut. Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPRD NTB, Sambirang Ahmadi menjelaskan terkait hasil kunjungan Tim Satgas Lawan Covid 19 […]
fraksi Golkar menyerahkan paket Alat Pelindung Diri (APD) yang diserahkan kepada Koordinator Satgas Covid-19 DPRD Provinsi NTB, Sambirang Ahmadi didampingi Ketua dan Wakil Ketua DPRD NTB usai menggelar rapat soal Covid-19 (Ist/Sol)

Mataram (DetikNTB.Com),- Usai melakukan kunjungan ke beberapa Rumah Sakit rujukan pasien Covid-19 di NTB Satuan Tugas (Satgas) percepatan lawan corona virus desease 2019 (Covid-19) DPRD Provinsi NTB menggelar rapat internal di Sekretariat Covid-19 guna membahas hasil kunjungan tersebut.

Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPRD NTB, Sambirang Ahmadi menjelaskan terkait hasil kunjungan Tim Satgas Lawan Covid 19 DPRD Provinsi NTB dalam rangka pengawasan proses penanganan pasien Covid 19 ke RSUP, RSU Lobar, RSU Lotim dan RSU Kota Mataram.

”Bahwa kami sampaikan hasil kunjungan ini dalam bentuk rekomendasi yang kemudian menjadi perhatian pemerintah daerah,” terangnya, Jumat (1/5).

Adapun tujuh (7) poin tersebut sebagai berikut:

1. Rata-rata RSU mengeluhkan keterbatasan APD, kesulitan mengaksesnya, dan keterbatasan kapasitas ruangan pelayanan/penanganan pasien Covid 19. Karena itu diharapkan kepada pemerintah provinsi untuk dapat dengan segera membantu dan memfasilitasi pengadaan APD demi keselamatan para tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya. Terutama di RSUP yang menjadi kewenangan provinsi karena jumlah pasien yang ditangani lebih banyak dari RS yang lain.

2. Meminta pemerintah untuk memberikan insentif kepada para tenaga kesehatan yang menjadi ujung tombak penanganan Covid 19, mengingat mereka bekerja dengan tingkat resiko lebih berat yang berimplikasi lingga ke keluarga mereka masing-masing.

3. Dalam jangka pendek, meminta pemerintah memfasilitasi penambahan jumlah bed dan ruang khusus penanganan Covid 19, khususnya ruang isolasi pasien dan ruang istirahat tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya di RSUP.

4. Dalam jangka panjang, diharapkan kepada pemerintah untuk mempertimbangkan pembangunan gedung khusus penanganan pasien Covid 19 di RSUP.

5. Mengingat grafik jumlah pasien yang ditangani di RSU Kota Mataram semakin meningkat, (yang dilayani hampir sama dengan RSUP) sementara ketersediaan dokter spesialis paru hanya 2 orang, maka untuk optimalisasi pelayanan/ penanganan diharapkan kepada pemerintah provinsi memfasilitasi bantuan pinjaman dokter spesialis paru dari RSUP ke RSU Kota Mataram.

6. Mengingat lonjakan pasien, terutama anak-anak, melonjak juga di Lotim, maka dalam rangka optimalisasi penanganan Covid 19, RSU Lotim mengharapkan kepada pemerintah untuk difasilitasi “gedung khusus infection center.

7. Dalam rangka mengurangi beban pelayanan RSUP dan memperpendek jarak akses pasien rujukan dari Lotim, diharapkan kepada pemerintah provinsi untuk memfasilitasi bantuan alkes dan lainnya dalam rangka peningkatan status RSU Lotim dari C ke B.

“Dengan tujuh (7) Rekomandasi ini, kami berharap kepada Pemerintah Daerah untuk dijadikan pehatian dan ditindaklajuti sesuai mekanisme yang ada,” harapnya.

“Mengenai Alat Pelindung Diri (APD) dan Obat-Obatan tadi saya baru dapat info, ternyata kiriman tersebut dialihkan ke moda darat, karena memang untuk saat ini kita belum mendapatkan jadwal flight ke Mataram, sekarang sudah on delivery, terakhir info barang tersebut sudah sampai di Surabaya,’’ jelasnya.

Usai rapat tersebut dari fraksi Golkar menyerahkan paket Alat Pelindung Diri (APD) yang diserahkan kepada Koordinator Satgas Covid-19 DPRD Provinsi NTB. (Iba)