Ribut ‘Minta Jatah’ JPS Gemilang, AW Hanya Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Beras

Ribut ‘Minta Jatah’ JPS Gemilang, AW Hanya Perjuangkan Aspirasi Pengusaha BerasReviewed by adminon.This Is Article AboutRibut ‘Minta Jatah’ JPS Gemilang, AW Hanya Perjuangkan Aspirasi Pengusaha BerasMataram (detikntbcom),- Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Provinsi NTB, Lalu Hardian Irfani membantah ada anggota fraksinya yang minta jatah proyek di Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang khusus item beras dan kabar beredar bahwa anggotanya sudah memberi panjar (DP) ke pimpinan DPRD NTB. Dia menjelaskan, saat itu Abdul Wahid (AW) menghadiri rapat pimpinan menggantikan […]
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Provinsi NTB, Lalu Hardian Irfani bersama Abdul Wahid saat konferensi pers di ruangan Fraksinya

Mataram (detikntbcom),- Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Provinsi NTB, Lalu Hardian Irfani membantah ada anggota fraksinya yang minta jatah proyek di Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang khusus item beras dan kabar beredar bahwa anggotanya sudah memberi panjar (DP) ke pimpinan DPRD NTB.

Dia menjelaskan, saat itu Abdul Wahid (AW) menghadiri rapat pimpinan menggantikan posisi ketua Fraksi DPRD NTB yang berhalangan hadir. Rapat itu dihadiri oleh pimpinan DPRD, Ketua-ketua Fraksi serta ketua-ketua komisi salah satunya yang dibahas dalam rapat itu adalah soal JPS Gemilang.

Saat itulah katanya, AW sebagai ketua Persatuan Penggilingan Padi (Perpadi) Lombok Timur menyampaikan aspirasi dari kelompok tani dan Perpadi kepada pimpinan untuk diakomodir masuk di item JPS Gemilang.

“Karena saya terlambat datang dan sudah hadir maka beliau ini keluar. Tidak benar dia ngamuk-ngamuk di dalam rapat itu. Itu tidak benar semua,” bantah Lalu Hadrian Irfani saat konferensi pers, Jumat (29/5) di ruang Fraksi PKB DPRD NTB.

Sementara, AW mengakui bahwa apa yang dia suarakan di dalam rapat itu bukan atas nama kepentingan pribadi melainkan kepentingan dan membela kelompok tadi dan Perpadi yang ada di Lombok Timur termasuk Lombok Barat.

“Tolonglah kawan-kawan (pimpinan DPRD NTB) semua sampaikan ke pemerintah kita supaya membina para pengusaha penggilingan padi yang ada di sini. Karena saat ini tidak ada yang terlibat (baik JPS Gemilang tahap I dan II) itu yang saya sayangkan. Makannya apa artinya saya hadir sebagai perwakilan dari pada mereka-mereka itu kalau saya tidak bisa menyuarakan (aspirasinya) seperti itu,” jelas AW. (Iba)