Ratusan Massa Gedor Kantor Gubernur NTB, Dua Mahasiswa Terluka dan Pingsan

By: On:
Ratusan Massa Gedor Kantor Gubernur NTB, Dua Mahasiswa Terluka dan PingsanReviewed by adminon.This Is Article AboutRatusan Massa Gedor Kantor Gubernur NTB, Dua Mahasiswa Terluka dan PingsanMataram (DetikNTB.com),- Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh tiap tanggal 02 Mei 2019 diperingati ratusan massa aksi dari berbagai kelompok mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur NTB siang ini. Adapun tuntutan ratusan masa aksi dari HMI MPO dan LMND Cabang Mataram yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Aspirasi Rakyat (Aparat) tersebut antara lain […]
Foto: Ratusan masa aksi dari HMI MPO dan LMND Cabang Mataram menggelar aksi depan kantor Gubernur NTB

Mataram (DetikNTB.com),- Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh tiap tanggal 02 Mei 2019 diperingati ratusan massa aksi dari berbagai kelompok mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur NTB siang ini.

Adapun tuntutan ratusan masa aksi dari HMI MPO dan LMND Cabang Mataram yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Aspirasi Rakyat (Aparat) tersebut antara lain wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah dan Demokratis, Berikan Upah Layak, Cabut PP 78 Tahun 2015, Cabut UU No 20 Tahun 2003, Cabut Pepres No 20 Tahun 2012 (Tenaga Kerja Asing) dan Ratakan Pendidikan di Seluruh NTB.

Selanjutnya meminta mencabut UU No 12 Tahun 2012 (Otonomi Kampus), Berikan Security Sosial untuk Buruh di Pelabuhan Bima, Hentikan Diskriminasi Pendidikan dan Wujudkan Demokratis Kampus, Cabut UU PMA Tahun 1967, Stop PHK Sepihak Terhadap Buruh, Perketat Pengawalan Terhadap Permen Dikbud No 8 Tahun 2017 khususnya di NTB, Berikan Jaminan Hukum Terhadap Tenaga Kerja Buruh Migran dan TKW di NTB

“Usir tenaga kerja asing dan berikan peluang tenaga kerja lokal,” pinta korlap aksi Reno di hadapan perwakilan Pemprov NTB.

Sebelumnya, pantauan media ini di lokasi, ratusan massa aksi membakar ban bekas atas kekecewaannya karena Gubernur dan pihak Pemprov NTB tidak ada yang memberikan respon atas tuntutan mereka.

Pihak keamanan yang dipimpin Kabag Ops Kompol Taufik, SIK untuk memadamkan api namun dihadang massa aksi hingga kericuhan tidak terhindarkan.

Akibat kericuhan tersebut dua mahasiswa digelandang masuk ke dalam kantor Gubernur dan menjadi bulan-bulanan pihak kepolisian dan security Pemprov NTB.

Seorang mahasiswa terluka di bagian lutut dan tulang belakang dan seorang mahasiswa lainnya pingsan namun tidak berlangsung lama.

Setelah membacakan tuntutan, massa pun membubarkan diri dengan tertib. Namun selang beberapa waktu sejumlah massa aksi dari berbagai elemen mahasiswa yakni BEM NTB Raya dan Aliansi Rakyat untuk Pendidikan.

Sampai berita ini dikorankan, masih terlihat ratusan mahasiswa menyampaikan aspirasinya depan kantor Gubernur NTB. (Iba)