Presiden Prediksi NTB Bakal Hadapi Kondisi Terburuk, Turun Hingga 25%

Presiden Prediksi NTB Bakal Hadapi Kondisi Terburuk, Turun Hingga 25%Reviewed by adminon.This Is Article AboutPresiden Prediksi NTB Bakal Hadapi Kondisi Terburuk, Turun Hingga 25%Jakarta (DetikNTB.Com),- Presiden Joko Widodo memprediksikan sejumlah daerah bakal mengalami kondisi ringan hingga terburuk. Jokowi menyebut Provinsi yang paling terkena dampak buruk dari Corona adalah Nusa Tenggara Barat (NTB) khusus di sektor buruh. “Kita juga telah menghitung juga penurunan di beberapa provinsi mengenai daya tahan mengenai penurunan pendapatan dari setiap provinsi yang ada, ini saya […]
Foto: Gubernur NTB tengah menerima DIPA dan TKDD dari Presiden Joko Widodo beberaap bulan yang lalu

Jakarta (DetikNTB.Com),- Presiden Joko Widodo memprediksikan sejumlah daerah bakal mengalami kondisi ringan hingga terburuk. Jokowi menyebut Provinsi yang paling terkena dampak buruk dari Corona adalah Nusa Tenggara Barat (NTB) khusus di sektor buruh.

“Kita juga telah menghitung juga penurunan di beberapa provinsi mengenai daya tahan mengenai penurunan pendapatan dari setiap provinsi yang ada, ini saya berbicara skenario sedang saja misalnya provinsi untuk (sektor) buruh kalau skenario sedang, yang terparah nanti akan berada di NTB, akan penurunan pendapat kurang lebih 25 persen, ini kita mampu bertahan di Juni dan September,” ungkap Jokowi saat Videoconference bersama Gubernur NTB, Selasa (24/3) siang ini disiarkan langsung di Chanel YouTube Sekretariat Negara dilansir dari detikcom.

Sedangkan untuk petani dan nelayan katanya, bakal terjadi penurunan pendapatan yang terparah di Kalimantan Barat. Daya tahan di Provinsi tersebut diprediksi sampai Oktober-November.

“Kemudian untuk petani dan nelayan kita, ini juga tolong-tolong hati-hati kalau skenarionya sedang yang terparah nanti di Kalimantan barat akan ada penurunan pendapatan sampai 34 persen, dengan daya tahan Oktober sampai November,” ujar dia.

Untuk pedagang-pedagang kecil, Jokowi menyebut Provinsi yang paling terkena dampak adalah Kalimantan Utara. Sementara itu, Sumatera Utara diprediksi akan menjadi provinsi paling terkena dampak dalam skenario sedang virus Corona untuk sopir angkot dan bus.

“Kemudian pedagang mikro, kecil kalau skenario sedang yang berat adalah di Kalimantan Utara dan penurunan sampai 36 persen, kemampuan bertahan di Agustus sampai Oktober,” ujarnya.

“Kemudian untuk sopir angkot dan ojek, yang paling berat di Sumatera Utara, ini turunnya hampir sampai 44 persen, angka-angka seperti ini mohon dikalkulasi secara detail di daerah sehingga persiapan bantuan sosial dan kota kabupaten betul-betul bisa disiapkan lewat yang tadi disampaikan,” tambahnya.

Sementara Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah dimintai tanggapan soal kondisi itu usai melakukan videoconference di ruang kerja Gubernur bersama Presiden belum bisa memberikan keterangan.

“Nanti lebih jelasnya ada konferensi pers jam 2 yah (14.00 wita),” ujar Umi Rohmi sambil jalan menuju ruang kerjanya, Selasa (24/3) siang usai melakukan videoconference bersama Gubernur, Sekda dan sejumlah pihak terkait. (Iba)