Presiden Jokowi Membuka Acara Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Presiden Jokowi Membuka Acara Munas Alim Ulama dan Konbes NUReviewed by adminon.This Is Article AboutPresiden Jokowi Membuka Acara Munas Alim Ulama dan Konbes NUMATARAM – Pembukaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU Kamis (23/11) yang bertempat di halaman Islamic Center Mataram, Resmi di buka oleh Presiden Jokowi. Terlihat Ribuan Kaum Nahdilyin dan Tamu Undangan Memadati Arena Munas dan Konbes. Dalam Sambutannya Presiden Jokowi Mengatakan bahwa setiap kali berada di tengah-tengah kaum nahdilyin, Presiden selalu merasakan suasana yang sejuk, […]

MATARAM – Pembukaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU Kamis (23/11) yang bertempat di halaman Islamic Center Mataram, Resmi di buka oleh Presiden Jokowi. Terlihat Ribuan Kaum Nahdilyin dan Tamu Undangan Memadati Arena Munas dan Konbes.

Dalam Sambutannya Presiden Jokowi Mengatakan bahwa setiap kali berada di tengah-tengah kaum nahdilyin, Presiden selalu merasakan suasana yang sejuk, suasana yang selalu dingin.

Jokowi juga menjelaskan panjang lebar soal Indonesia telah menjadi tujuan Utama Negara-negara Islam sebagai tempat belajar toleransi. Hal ini di tandai dengan beliau bercerita soal bagaiman afganistan kagum dengan kerukunan umat Islam Indonesia. Atas kekaguman tersebut, Presiden Afganistan dalam kunjungan kenegaraannya meminta Indonesia sebagai mediator perdamaian atas konflik yang terjadi Afganistan yang hanya terdiri dari 7 Suku.

“Kita ini di lihat oleh Negara lain sebagai Negara yang tidak punya dan memiliki kepentingan. Indonesia ini dingin dan sejuk, hal itu terjadi karena Ada Nahdlatul Ulama” Ucap Presiden ke-7 Indonesia ini.

Lebih lanjut Jokowi berharap, Munas Alim Ulama dan Konbes NU ini melahirkan Rekomendasi-Rekomendasi agar di sampaikan ke pemerintah agar kami tindak lanjuti. Rekomendasi tentang kondisi kekinian yang di hadapi oleh Negara Indonesia, Terutama soal gerakan radikalisme.

Setelah Menyampaikan kata Sambutannya, Presiden Jokowi Membuka Acara Munas Alim Ulama dan Konbes NU yang di tandai dengan pemukulan GONG dan di dampingi oleh Tokoh-Tokoh NU.

Hadir dalam acara pembukaan Gubernur NTB, Panglima TNI Kapolri, Kepala BIN dan Menteri Kabinet Kerja dan Puluhan Ribu kaum Nahdilyin dari seluruh Indonesia. (ar)