Positif Corona di NTB jadi 33 Orang, Satu Diantaranya Umur 2 Tahun

Positif Corona di NTB jadi 33 Orang, Satu Diantaranya Umur 2 TahunReviewed by adminon.This Is Article AboutPositif Corona di NTB jadi 33 Orang, Satu Diantaranya Umur 2 TahunMataram (DetikNTB.Com),- Nusa Tenggara Barat telah menerima notifikasi dan konfirmasi dari pusat bahwa delapan (8) orang pasien dalam pengawasan (PDP) positif Corona (Covid-19) dari hasil swab Laboratorium Biomedis RSUD Provinsi NTB. Sementara dua orang positif lainnya diumumkan oleh Pemerintah Pusat melalui Gugus Tugasnya. “Dengan adanya tambahan 8 (delapan) kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 dan 1 (satu) […]
Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi yang juga Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Mataram (DetikNTB.Com),- Nusa Tenggara Barat telah menerima notifikasi dan konfirmasi dari pusat bahwa delapan (8) orang pasien dalam pengawasan (PDP) positif Corona (Covid-19) dari hasil swab Laboratorium Biomedis RSUD Provinsi NTB.

Sementara dua orang positif lainnya diumumkan oleh Pemerintah Pusat melalui Gugus Tugasnya.

“Dengan adanya tambahan 8 (delapan) kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 dan 1 (satu) sembuh, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (11/4/2020) sebanyak 33 orang, dengan perincian 3 (tiga) orang sudah sembuh, 2 (dua) meninggal dunia, 28 masih dirawat dan dalam keadaan baik,” jelas Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi yang juga Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Sabtu (11/4) malam di Mataram seperti rilis diterima media ini.

Di antaranya bayi HW, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat.

“Pasien dan keluarganya tidak ada riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid-19,” katanya.

Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak ada. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Sementara, tambahnya, pasien sembuh dari Covid-19 bertambah 1 (satu) orang yaitu pasien nomor 09, an. Tn. MI, laki-laki, penduduk Pringgasela Kabupaten Lombok Timur. Setelah hasil swab diambil tanggal 8 April 2020 dan 10 April 2020 keduanya negatif. Sedangkan sebelumnya dua orang sudah sembuh hingga total yang sembuh 3 orang.

“Saat ini pasien menjalani perawatan untuk perbaikan kondisi di RSUD R. Soedjono Selong dan rencananya besok diperbolehkan pulang,” ungkapnya. (Iba)