Detik NTB

Berita Nusa Tenggara Barat

Breaking News Headline Hukrim Suara Mahasiswa

PMKRI desak APH usut tuntas otak pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar

Mataram (Detikntbcom),- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia PMKRI cabang Mataram menyampaikan sikap moral atas terjadinya Bom bunuh diri di gereja katedral Makassar pada, Minggu (28/3).

Ketua presidium PMKRI Cabang Mataram Andreas Petrus Wakey menghimbau kepada seluruh umat Katolik di Nusa Tenggara Barat untuk tetap berhati-hati dan menyikapi kejadian tersebut dengan kepala dingin.

Kejadian bom bunuh diri yang terjadi di gereja katedral Makassar, ketua PMKRI Mataram minta kepada aparat kepolisian agar bekerja lebih ekstra dalam pengamanan seluruh gereja di Indonesia karena dalam waktu dekat akan merayakan hari raya Paskah.

“Kami meminta agar pihak kepolisian memastikan bahwa situasi dapat di kendalikan dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh umat Kristiani Indonesia,” pintanya seperti siaran tertulis diterima, Minggu sore di Mataram.

Atas nama PMKRI Cabang Mataram mengajak seluruh umat Kristiani agar tetap tenang dan waspada dalam menanggapi pemberitaan yang berbau hoax.

“Dan meminta agar pihak keamanan agar segera mengusut tuntas motif pelaku Bom bunuh diri dan otak-otak intelektualnya,” tegasnya.

PMKRI Cabang Mataram menilai bahwa dengan terjadinya Bom bunuh diri di gereja katedral Makassar maka ini sebuah kegagalan pemerintah dan keamanan dalam memberikan rasa nyaman kepada umat Kristiani yang sedang merayakan hari raya. (Iba)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *