Persoalkan Pokir, DPRD NTB bakal panggil semua kepala OPD hari ini

Persoalkan Pokir, DPRD NTB bakal panggil semua kepala OPD hari iniReviewed by adminon.This Is Article AboutPersoalkan Pokir, DPRD NTB bakal panggil semua kepala OPD hari iniMataram (Detikntbcom),- Sejumlah menu pokok pikiran (Pokir) anggota dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB) yang dianggap tidak diakomodir oleh Pemerintah Provinsi NTB dalam hal ini di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menjadi sorotan DPRD NTB. Hal itu DPRD NTB bakal memanggil semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD). “Menu Pokir yang […]
Wakil ketua DPRD NTB Mori Hanafi (kiri) dan Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah (kanan) usai menggelar sidang paripurna di DPRD NTB

Mataram (Detikntbcom),- Sejumlah menu pokok pikiran (Pokir) anggota dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB) yang dianggap tidak diakomodir oleh Pemerintah Provinsi NTB dalam hal ini di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menjadi sorotan DPRD NTB. Hal itu DPRD NTB bakal memanggil semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

“Menu Pokir yang dipermasalahkan ini sesungguhnya menu pokir yang ada di RPJMD, Ya kan. Misalnya ada di RPJMD itu menu Pokir untuk pengembangan ternak ayam, sapi tapi ga ada di situ. Jadi aneh gitu loh maksudnya,” ujar Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi, Senin (2/11) kemarin usai menggelar sidang paripurna.

Sehingga sambungnya, hal itu lah menjadi pertanyaan DPRD. Sebab menurutnya, masyarakat NTB banyak yang menginginkan saat reses DPR untuk pengembangan ternak ayam, bebek, sapi dan pengembangan lainya termasuk bibit bawang merah.

“Kayaknya cukup banyak ya (yang belum terakomodir di menu Pokir). Padahal kan taglinennya (kepemimpinan Zul-Rohmi ini) melanjutkan ikhtiar TGB. TGB kan (program unggulannya) bumi sejuta sapi, nah ini yang ga ada. Ini yang kita tanya lah kenapa bisa sampai seperti itu. Nah, makanya besok (har ini) akan dihadirkan sejumlah kepala dinas dalam rangka mengkonfirmasi itu. Karena menu Pokir ini ada di masing-masing dinas,” kata duta Gerindra ini.

Ditanya, jika nanti Bappeda tidak mengakomodir aspirasi masyarakat melalui Pokir DPRD NTB, sikap DPRD NTB seperti apa?.

“Kayaknya sih kealafaan aja, secara substansi kayaknya ga masalah. Jadi hampir pasti apa yang disampaikan teman-teman juga itu nanti kemudian akan ditambahkan oleh teman-teman TAPD. Seperti tadi, kayak pengadaan-pengadaan usaha ternak itu kan ada di dalam RPJMD. Justru kalau ga ada malah jadi lucu gitu loh,” jelasnya.

Bahwa anggapan sebagian anggota DPRD NTB bahwa menu Pokir itu seperti menerima langsung menu yang disiapkan OPD, bukan atas dasar hasil reses dari anggota sendiri.

“Sebagian besar banyak yang sudah terakomodir, cuma memang ada yang strategis tadi. Kalau menurut saya secara pribadi itu sih tertinggal bukan kesengajaan. Makannya pertemuan besok (hari ini) kita akan clear-kan,” tegasnya.

Sebelumnya, ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda usai memimpin paripurna, meminta kepada semua kepala OPD untuk hadir dalam rapat yang akan digelar hari ini, salah satunya dipanggil karena menu Pokir DPRD NTB yang sebagiannya tidak diakomodir oleh Bappeda pada menu Pokir.

“Saya minta semua kepala dinas besok (hari ini) untuk menghadiri rapat kerja DPRD karena ini sangat penting,” tegas

Sementara dikonfirmasi, Kepala Bappeda Provinsi NTB Amry Rakhman enggan menjawab pertanyaan tim Detikntbcom via pesan singkat. Hanya dibaca saja pertanyaan tersebut.

Namun, Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah menegaskan hari ini akan dirapatkan untuk mencari jalan terbaik. “Makannya besok (hari ini) akan dirapatkan mencari jalan terbaik,” kata Rohmi singkat. (Iba)