NTB Bakal Miliki RS Khusus Covid-19, Target Rampung Agustus

NTB Bakal Miliki RS Khusus Covid-19, Target Rampung AgustusReviewed by adminon.This Is Article AboutNTB Bakal Miliki RS Khusus Covid-19, Target Rampung AgustusMataram (Detikntbcom),- Nusa Tenggara Barat sebentar lagi bakal memiliki rumah sakit khusus menangani penyakit yang diakibatkan coronavirus (Covid-19) yaitu virus yang sudah ditetapkan sebagai virus pandemi oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). Untuk menangani Covid-19 ini, Pemerintah Provinsi NTB menggelontorkan anggaran sebesar Rp923 miliar hasil dari refocusing anggaran. Untuk rumah sakit Covid-19 sendiri dianggarkan sebesar Rp58 […]
Para pekerja terlihat tengah membangun Rumah Sakit Khusus Covid-19 di belakang RSUD NTB

Mataram (Detikntbcom),- Nusa Tenggara Barat sebentar lagi bakal memiliki rumah sakit khusus menangani penyakit yang diakibatkan coronavirus (Covid-19) yaitu virus yang sudah ditetapkan sebagai virus pandemi oleh organisasi kesehatan dunia (WHO).

Untuk menangani Covid-19 ini, Pemerintah Provinsi NTB menggelontorkan anggaran sebesar Rp923 miliar hasil dari refocusing anggaran.

Untuk rumah sakit Covid-19 sendiri dianggarkan sebesar Rp58 miliar rupiah yang sudah mulai dikerjakan oleh PT. Damai Indah Utama.

Menurut Direktur Utama PT DIU, Kukuh Sugiarto ditemui media ini, Kamis (8/7) di Mataram menjelaskan, per awal Juli 2020 ini progres Pembangunannya sudah mencapai 45 persen fisik sejak teken kontrak awal Mei lalu.

Direktur Utama PT. Damai Indah Utama (DIU), Kukuh Sugiarto

“Kalau dari pembangunan fisik sudah mencapai 45 persen. Untuk bobot yang besar nantinya di mecanical electrical plumbing (pekerjaan elektrikal dan pembuangan limbah). Kalau secara fisiknya sudah hampir tuntas,” ungkap Ketua Umum Gabungan Usaha Seluruh Indonesia (Gapensi) NTB ini.

Untuk target finishing-nya bakal digenjot sebelum target yang sudah ditetapkan dalam kontrak kerja hingga September.

“Dari kontrak kerja dimulai pada bulan Mei dengan target empat bulan, tapi mungkin saya selesaikan tiga bulan (berakhir Agustus). Tapi di kontraknya saya diberi waktu sampai September tapi saya berusaha ga masuk sampai September saya tuntaskan fisiknya,” jelasnya. (Iba)