Miris! Masyarakat Ingin Dilayani, Eh… Kadis LHK NTB Tidur di Ruang Kerja

Miris! Masyarakat Ingin Dilayani, Eh… Kadis LHK NTB Tidur di Ruang KerjaReviewed by adminon.This Is Article AboutMiris! Masyarakat Ingin Dilayani, Eh… Kadis LHK NTB Tidur di Ruang KerjaMataram-Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ir. Madani Mukaram diduga tidur di ruang kerjanya di saat ada masyarakat yang ingin meminta pelayanan pada dirinya sebagai Kepala Dinas. Kejadian ini (kadis tidur) saat tim lawyer Sasambo Law Office mendampingi klien-nya pada Rabu (31/01) jam 16.30 wita ingin mempertanyakan dugaan kasus ilegal Loging yang dilakukan oleh UD […]
Foto: Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ir. Madani Mukaram diduga tidur di ruang kerjanya

Mataram-Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ir. Madani Mukaram diduga tidur di ruang kerjanya di saat ada masyarakat yang ingin meminta pelayanan pada dirinya sebagai Kepala Dinas.

Kejadian ini (kadis tidur) saat tim lawyer Sasambo Law Office mendampingi klien-nya pada Rabu (31/01) jam 16.30 wita ingin mempertanyakan dugaan kasus ilegal Loging yang dilakukan oleh UD Dharma yang ditahan di BPKPH Rinjani Barat Sayang-sayang Gunung Sari pada bulan September 2016 tahun lalu, namun saat tim lawyer saat berada di ruang tamu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nusa Tenggara Barat (KLH NTB) terlihat kepala Dinas kehutanan tertidur diatas kasur berwarna putih menghadap ke arah utara memakai baju kerah berwarna putih dan celana bahan di samping kanan meja kerjanya yang menghadap ke arah selatan.

Ajudan Kadis KLH Provinsi NTB (Pak Man) dimintai keterangannya terkait itu menjelaskan Kepala Dinas terlalu kelelahan dan tidak tidur malam dan capek bahkan Ia sebagai ajudannya pun ingin tidur.

“Kita rapat sampai jam dua (dini hari), saya sebenarnya capek ini ya, jadi tetap saya ikut (sambil ketawa). Iya capek. Tadi malam sampai jam dua rapat terus, pokoknya beliau itu sering rapat terus”, Ucapnya sambil jalan ke arah sofa tamu yang ada di hadapan meja kerjanya.

Ditanya soal kapan kadis mulai tidur, ajudanya tidak berani memberikan komentar tentang itu, “saya nda berani berkomentar soal itu”. Ucapnya sambil jalan membelakangi awak media ini namun Ia memberikan komentar saat Ia duduk kembali ke meja kerjanya. “Barusan dia pak, berhenti jam kantor, pas jam istirahat, orang udah pulang dia tidur”, Ungkapnya.

Dalam wawancara berlangsung, terlihat emosi marah yang keluar dari wajah ajudan Kadis LHK disebabkan rekamannya tanpa seijin dari kepala Dinas.

“Iya pak, jadi gini pak. Kalau kita pakai seperti itu kan asal kita baik ya pak ya. Saya tanya bapak bersurat dulu kalau ada yang gitu-gitu. Kita punya aturan di sini pak. Kita sama-sama enak, saya tahu bapak ngerekam yah, ga apa-apa pak”, ucapnya emosi sambil keluar meninggalkan awak media ini di ruang tamu Kepala Dinas KLH Provinsi NTB dan memilih duduk disofa tamu depan ruangan Kadis.

Hal ini ditanggapi oleh ketua kuasa Hukum UD Dharma Sasambo Law Office Nurdin, SH. Dalam keterangannya, Dino (panggilan akrabnya) menyayangkan atas kejadian tersebut. Sebab katanya, untuk tidur seharusnya di rumah bukan di kantor.

“Harusnya dia tidur di rumah bukan di kantor, kantor fungsinya untuk melayani masayarakat yang ingin dilayani oleh seorang kadis”, Ucapnya kecewa saat di mintai tanggapan Oleh awak media detikntb.com

Dino pun langsung meninggalkan ruang tamu kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan karena kadis KLH Provinsi NTB masih tertidur pulas di ruang kerjaanya

Kekesalan yang sama juga disampaikan oleh perwakilan UD Dharma Muhammad Iswatun Sholihin karena tidak dilayani dengan baik. Menurutnya sudah lama dan berulang kali Ia mendatangi kantor LHK Provinsi NTB namun tidak direspon dengan baik bahkan perang urat syaraf pun pernah terjadi oleh UD Dharma dan pihak Dinas KLH NTB.

“Saya merasa sangat kecewa dengan pelayanan Kepala Dinas LHK, karena sejauh ini upaya saya koordinasi dan silaturrahim sudah berulang kali tidak direspon dengan baik. Saya heran di sini tidak adanya nilai tatakrama dan etika menghargai tamu”, ucapnya kecewa.

Sebelumnya pada hari dan tanggal yang sama pada siang hari pukul 11.00 wita tim lawyer Sasambo Law Office bersama klienya mendatangi kantor LHK di jalan Majapahit Kota Mataram namun tidak ada kejelasan dari pihak LHK maupun penyidik LHK terkait masalah dugaan illegal loging yang dilakukan oleh UD Dharma dua tahun lalu.

Untuk diketahui, bahwa kayu yang dimuat oleh tiga truk  sebanyak 38 kubik kayu ditahan di BPKPH Rinjani Barat Sayang-sayang Gunung Sari Lombok Barat pada bulan September 2016 tahun lalu. Sampai sekarang kayu itu masih tersimpan di BPKPH Rinjani Barat menunggu kejelasan hukum untuk dikeluarkan. (Ibl)