Melalui Tim MCCC, Muhammadiyah Gerak Cepat Cegah Covid-19 di NTB

Melalui Tim MCCC, Muhammadiyah Gerak Cepat Cegah Covid-19 di NTBReviewed by adminon.This Is Article AboutMelalui Tim MCCC, Muhammadiyah Gerak Cepat Cegah Covid-19 di NTBMataram (DetikNTB.Com),- Sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19 yang sangat cepat, Muhammadiyah secara resmi telah membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) di seluruh wilayah Indonesia. Di Wilayah NTB sendiri, Tim MCCC NTB yang beranggotakan LPB MDMC PWM, LLHPB PWA, KOKAM, dan AMM tingkat Wilayah NTB dengan support pembiayaannya dari LAZISMU. Untuk menangani penyebaran Covid 19 khususnya […]
Tim MCCC melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat amal usaha Muhammadiyah (istimewa)

Mataram (DetikNTB.Com),- Sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19 yang sangat cepat, Muhammadiyah secara resmi telah membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) di seluruh wilayah Indonesia.

Di Wilayah NTB sendiri, Tim MCCC NTB yang beranggotakan LPB MDMC PWM, LLHPB PWA, KOKAM, dan AMM tingkat Wilayah NTB dengan support pembiayaannya dari LAZISMU.

Untuk menangani penyebaran Covid 19 khususnya di NTB. MCCC NTB berpartisipasi aktif dalam menangani wabah Corona yakni dengan melakukan penyemrotan disinfektan di seluruh Amal Usaha Muhammadiyah tidak terkecuali diwilayah Kota Mataram.

Selain itu, Tim MCCC NTB juga memberikan pelayanan konsultasi online tentang Wabah Covid-19 secara gratis kepada semua warga, dengan melibatkan para dokter yang ahli dalam bidangnya.

Menurut ketua MCCC NTB Muslim Marganda, pekerjaan seperti ini bukan hal baru bagi Muhammadiyah. Di seluruh wilayah sudah terbentuk tim MCCC atas himbauan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam gerakan nyata menangani Covid 19 yang meresahkan masyarakat saat ini. selain itu ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk peduli dengan hal ini.

“Mohon kepada masyarakat untuk Ikuti himbauan pemerintah, jangan kumpul dalam massa yang banyak, hindari keramaian dan hiburan. Dengan begitu kita sudah melindungi diri dan keluarga kita. Intinya ikuti SOP yang sudah diatur,” imbaunya, Jumat (27/3) di Mataram.

Muslim menambahkan, penyemprotan saat ini masih fokus dilakukan di tempat amal Usaha Muhammadiyah, karena jumlah AUM di kota Mataram cukup banyak, mulai dari kantor-kantor Muhammadiyah, perguruan tinggi, sekolah, masjid hingga panti asuhan.

“Kami prioritas Amal Usaha Muhammadiyah bukan berati tidak peduli terhadap fasilitas publik lainnya. Semua pasti akan disasar sesuai pembagian tugas yang sudah dikonsolidasikan oleh pemerintah, tapi ada skala prioritas. Jika prioritas utama sudah selesai tertangani maka kami akan bergerak ke fasilitas publik lainnya seperti kantor-kantor organisasi mahasiswa di luar lingkungan kampus, masjid-masjid umum dan sekolah umum lainnya,” terangnya.

Sementara, ketua Lazismu NTB, Wiryadinata berharap, untuk menangani wabah Covid-19 ini tentu butuh dukungan dari masyarakat, terutama yang memiliki rezeki lebih agar berpartisipasi dengan cara memberikan donasinya untuk membantu tenaga medis dan relawan di lapangan dalam menangani penyebaran pencegahan wabah ini.

“Kami tentu sangat berharap uluran tangan kita semua untuk berdonasi ke Lazismu NTB untuk membantu saudara saudara kita dalam menangani CoViD 19 ini” ungkapnya

Wirya menambahkan, lazismu NTB mempunyai tugas khusus untuk menghimpun donasi masyarakat yang dimana seluruh hasil donasinya akan diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan penanganan ini.

“Saat ini kami masih sangat kurang Alat Pelindung Diri (APD) dan stok bahan pokok lainnya untuk melakukan penyemprotan disinfectan di seluruh wilayah kota Mataram secara khusus dan seluruh wilayah di NTB secara umum,” tegasnya

Wabah ini memang bukan bencana alam, tapi menjadi bencana yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak untuk mengikuti SOP dan himbauan yang dikeluarkan pemerintah menjadi hal penting untuk diperhatikan. Tentu itu semua tidak bisa terlaksana dengan baik tanpa kesadaran kita semua.

“Cegah penyebaran Covid-19 ini mulai dari diri sendiri dan keluarga,” pesanya. (Iba)