Manuver Beringin, Menandakan IDP Elit Politik Berkelas

Manuver Beringin, Menandakan IDP Elit Politik BerkelasReviewed by adminon.This Is Article AboutManuver Beringin, Menandakan IDP Elit Politik BerkelasBagi seorang petahana langkah jitu menjadi suatu keharusan sebagai tindakan politiknya untuk menggenggam dan mengarahkan sikap politik kawan maupun lawan. Kita biasa mengenalnya sebagai stratak “strategi dan taktik”. Jika tuls-tulsnya tepat dimainkan maka hal itu mampu menidurkan siapapun yang ingin melawannya. Stratak, bagi anak-anak alay itu dikenal dengan istilah PHP. Langkah demi langkah, kuda dan […]
Foto : Muhammad Isnaini AR Direktur Eksekutif Independent Democracy Policy (INDeP)

Bagi seorang petahana langkah jitu menjadi suatu keharusan sebagai tindakan politiknya untuk menggenggam dan mengarahkan sikap politik kawan maupun lawan. Kita biasa mengenalnya sebagai stratak “strategi dan taktik”. Jika tuls-tulsnya tepat dimainkan maka hal itu mampu menidurkan siapapun yang ingin melawannya. Stratak, bagi anak-anak alay itu dikenal dengan istilah PHP.

Langkah demi langkah, kuda dan pluncur IDP kian hari kian memberi nafas sekaligus membingungkan bagi permainan lawan. Gimana tidak, 3 pernyataan berbeda bisa muncul dari Beringin. Diawali dengan pernyataan IDP saat mengumpulkan 11 partai bahwa dia akan lanjut dengan DAHLAN. Lalu kemudian, pengurus Provinsi yang terpilih sebagai DPRD Provinsi NTB Abdul Hafid yang mengatakan akan menjaring calon muda sebagai Wakil IDP, Lalu kemudian Dafullah pengurus Beringin kabupaten mengumumkan akan mengambil birokrasi/pensiunan sebagai wakil IDP.

Apa makna dibalik pernyataan itu.?

Pernyataan IDP akan mengambil kembali DAHLAN tentu membuat DAHLAN percaya diri sehingga tidak berpikir akan maju sendiri. Pernyataan ini cepat-cepat direspon oleh para politisi yang merasa diri tertutup ruang mereka untuk diambil IDP. Lalu dengan deras kritikan muncul membuka peluang perlawanan. Tapi apa yang terjadi.?

Pengurus Provinsi Beringin, melalui Abdul Hafid mengerluarkan pernyataan yang sangat bertentangan dengan IDP bahwa akan menjaring kaum muda sebagai wakil IDP. Ini memberi nafas baru buat para politisi, ada harapan, itu pikiran mereka. Lalu kritikan di rem. Bahkan ada yang cepat-cepat mengatakan kemungkinan partainya punya peluang berkoalisi dengan Beringin. Boomzzs, ini juga masuk perangkap jebakan.

Dan ketika IDP melihat ada tanda-tanda birokrasi yang sedang aktif maupun pensiun mencoba peruntukan dijalur politik. Beringin melalui Dafullah lagi-lagi mengeluarkan pernyataan bersayap yaitu birokrasi akan diambil IDP sebagai wakil.

3 pernyataan tersebut tidak mungkin hanyalah sebuah pernyataan biasa saja melainkan memiliki sasaran politik yang jelas. Pernyataan demi pernyataan dengan episode yang lumayan singkat jam tayangnya bisa jadi sebuah geraan-geraan politik untuk menenangkan suasana, bahwa semuanya punya peluang untuk IDP ambil…..maka semuanya harus tenang dan salow, jangan kasak kusuk, grasak grusuk. Politisi, birokrasi maupun profesional semua punya peluang. Untuk menunggu peluang itu, maka antri dengan tertib jangan gaduh”…. Kira-kira demikian bahasa politik yang tertangkap dari 3 komunikasi politik Beringin diatas. Jika menggunakan Istilah pegiat Facebook “Sangaji sape” semua di PHP. Politik tidak mengenal PHP melainkan Stratak.

Potret komunikasi politik inilah yang menguatkan bahwa IDP merupakan politisi berkelas sekaligus menepis asumsi sebagian lawannya yang mengatakan IDP politisi tidak tau apa-apa.

Nampak IDP sangat memahami tubuh politik elit Bima. Dengan kelihaian politiknya dia mencoba menguasai semua gerakan-gerakan tubuh politik elit Bima. Diamnya suasana Pilkada di Kabupaten Bima apakah ini sebagai tanda dari Digdayanya “Stratak” IDP.?

Biarkan Publik Menerjemahkan.