KPU RI Bantah Keras Alias Hoax Adanya 7 Kontainer Disita di Tanjung Priuk

KPU RI Bantah Keras Alias Hoax Adanya 7 Kontainer Disita di Tanjung Priuk
Foto: Ketua KPU RI Arief Budiman live di TVOne membantah alias hoax adanya 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos ditemukan di Tanjung Priuk Jakarta

Jakarta,- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Arief Budiman membantah keras adanya 7 kontainer yang berisi surat suara yang sudah dicoblos diduga untuk pasangan Capres-Cawapres 01 di tanjung Priuk, Rabu (03/01) dini hari di Kantor Bea Cukai Tanjung Priuk Jakarta Utara.

Arif menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah dipastikan tidak benar alias hoax.

“Kita memastikan, berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Bea Cukai tidak ada berita tentang 7 kontainer tersebut. Itu tidak benar (hoax), dan tidak ada juga kabar bahwa ada TNI AL yang menemukan itu. Dan tidak ada juga tidak benar KPU telah menyita satu kontainer tersebut. Jadi semua berita itu bohong,” tegas Ketua KPU, Kamis (03/01) dini hari di Kantor Bea Cukai Jakarta Utara membantah adanya berita yang beredar luas tersebut.

Berita terkait: Diduga 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos Untuk Capres 01 Ditemukan di Tanjung Priuk

Arief pun menyampaikan kepada pihak yang berwajib untuk mencari siapa yang menyebarkan informasi yang beredar luas tersebut.

“Saya menyampaikan kepada pihak keamanan untuk melacak, untuk mencari siapa yang menyebarkan dan membuat rekaman suara ini,” pinta Arief.

Sebelumnya media ini mengutip berita yang dipublis oleh media online Rakyat Merdeka Online (RMOL) tertanggal 02 Januari 2019 mengutip pernyataan Wasekjen Partai Demokrat melaui kicauannya di tweeter menyatakan adanya dugaan 7 kontainer yang berisi surat suara yang sudah dicoblos untuk pasangan Capres-Cawapres 01.

Atas dasar itu media ini memuat berita sebelumnya dengan judul “Diduga 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos Untuk Capres 01 Ditemukan di Tanjung Priuk” tertanggal 02 Januari 2019. Oleh karena itu kami memohon maaf atas salah informasi yang kami sajikan tersebut.

Tim Redaksi