Kasus K2 Dompu Belum Jelas, Mahasiswa Seruduk Mapolda NTB

Kasus K2 Dompu Belum Jelas, Mahasiswa Seruduk Mapolda NTBReviewed by adminon.This Is Article AboutKasus K2 Dompu Belum Jelas, Mahasiswa Seruduk Mapolda NTBMataram-Status dugaan tindak pidana korupsi K2 Dompu yang menjerat Bupati Dompu H. Bambang M.Yasin sebagai tersangka kembali dimintai kejelasan oleh masyarakat. Kali ini mahasiswa asal Dompu dari berbagai perguruan tinggi di Kota Mataram melakukan aksi demonstrasi di depan Mapolda NTB, pada Senin. (08/01) Puluhan mahasiswa tersebut menuntut agar Polda NTB secepatnya memberi kejelasan terhadap kasus […]
Foto: Firmansyah Berorasi di depan Mapolda NTB

Mataram-Status dugaan tindak pidana korupsi K2 Dompu yang menjerat Bupati Dompu H. Bambang M.Yasin sebagai tersangka kembali dimintai kejelasan oleh masyarakat. Kali ini mahasiswa asal Dompu dari berbagai perguruan tinggi di Kota Mataram melakukan aksi demonstrasi di depan Mapolda NTB, pada Senin. (08/01)

Puluhan mahasiswa tersebut menuntut agar Polda NTB secepatnya memberi kejelasan terhadap kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan Bupati Dompu.

“Praktik yang dilakukan Kapolda NTB sampai sekarang tidak ada kejelasan,” Tegas Firman dalam orasinya

Mahasiswa juga menduga ada konspirasi yang terjadi antara tersangka dan Kapolda NTB yang membuat kasus terus mandek.

“Jangan-jangan ada perselingkuhan antara tersangka kasus K2 dengan Pak Firli,” Lanjut Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mataram ini

Korlap Aksi Tegal meminta Polda NTB untuk segera menahan Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin karena dianggap sudah saatnya.

“Sudah 8 bulan H. Bambang jadi tersangka, ini ada apa,” Ungkap korlap dalam aksinya

“Jangan sampai Kapolda jadi ladang jual beli hukum,” Teriaknya sambil diikuti oleh puluhan masa aksi

Sementara mahasiswa ingin bertemu dengan Kapolda atau perwakilan Polda NTB, tidak dapat terpenuhi karena pintu gerbang Mapolda NTB ditutup serta dijaga secara ketat oleh pihak Kepolisian.

Masa aksi sempat memaksakan diri masuk karena ingin bertemu dengan perwakilan dari Polda NTB yang tidak kunjung keluar menemui masa aksi.

salah satu anggota Polri Ruacep menyatakan Kapolda dan penyidik sedang tidak di kantor.

“Kapolda tidak ada, penyidik ke Dompu,”

Mahasiswa lanjut menanyakan pemimpin apel senin, Ruacep mengatakan Wakapolda.

Mahasiswapun meminta untuk bertemu Wakapolda, namun tetap tidak diijinkan oleh pihak keamanan, bahkan untuk bertemu Ditreskrimsus atau penyidik.

Setelah lama bernegosiasi akhirnya mahasiswa dipersilahkan masuk dan bertemu dengan Kombes Pol. Samsudyn,SH.,MH dan Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti diruangan Reskrimsus Polda NTB untuk menyampaikan langsung aspirasi.

Foto: Perwakilan Mahasiswa Diterima Pihak Polda NTB

Syamsudyn mengapresiasi aksi dari mahasiswa dan berjanji akan menyelesaikan kasus ini sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Kami apresiasi, kasus ini akan diselesaikan sesuai dengan mekanisme yang berlaku,”ungkapnya

Akhirnya masa aksi membubarkan diri secara tertib dan berjanji akan terus melakukan konsolidasi agar semakin besar kekuatan yang mendorong dituntaskannya kasus ini.

Sebelumnya Bupati Dompu telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda NTB dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penetapan K2 Dompu. Polda juga telah melakukan koordinasi dengan Mabes Polri dan KPK dalam penyelesaian kasus ini, namun tetap saja sampai sekarang belum ada progres yang memberi kepastian pada masyarakat. (ak)