Kapolda NTB Yang Baru Komit Untuk Cari Mawardi

Kapolda NTB Yang Baru Komit Untuk Cari MawardiReviewed by adminon.This Is Article AboutKapolda NTB Yang Baru Komit Untuk Cari MawardiMataram,- Satu hari menjabat menjadi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTB terhitung 19 April 2018, Brigjen Pol Achmat Juri, M.Hum menggantikan Brigjen Pol Firli, M.Si dicecar berbagai pertanyaan dari awak media yang sudah lama menunggu pres konference dari dirinya. Dari pernyataan seputar kasus CPNS K2 Kabupaten Dompu yang sudah ada tersangkanya, kasus-kasus lainnya, hingga kasus kehilangan […]
Foto : Kapolda NTB yang baru Brigjen Pol Achmat Juri, M.Hum

Mataram,- Satu hari menjabat menjadi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTB terhitung 19 April 2018, Brigjen Pol Achmat Juri, M.Hum menggantikan Brigjen Pol Firli, M.Si dicecar berbagai pertanyaan dari awak media yang sudah lama menunggu pres konference dari dirinya.

Dari pernyataan seputar kasus CPNS K2 Kabupaten Dompu yang sudah ada tersangkanya, kasus-kasus lainnya, hingga kasus kehilangan Dr Mawardi mantan Direktur RSUD NTB yang hilang dua tahun silam tepatnya 23 Maret 2018 di Rumah Dinasnya di Jalan Langko Kota Mataram.

Kapolda berkomitmen akan mengupayakan menemukan dokter Mawardi.

Hal itu disampaikan Achmad Juri setelah resmi menjabat sebagai kapolda Nusa Tenggara Barat yang baru menggantikan Brigjen Pol Firli.

Achmad Juri mengatakan siap menjalani tugas barunya di NTB dan menindaklanjuti sejumlah pekerjaan rumah yang masih ada, termasuk mencari Dokter Mawardi.

“Tentu besok setelah mendapatkan masukan dari Kapolda yang lama, jadi pekerjaan rumah, PR-PR yang ada akan kita tindaklanjuti”, ucap Juri saat konferensi pers di Mapolda NTB, Jum’at (20/04) di Mataram.

Ditanya apakah secara khusus Juri dan Firli membicarakan masalah kasus hilangnya dokter Mawardi, Juri menegaskan seluruh masalah yang belum tuntas dibicarakan.

“Seluruhnya, seluruhnya ya, karena kita tidak hanya bicara masalah operasional tetapi juga pembinaan. Semua kita bicarakan mulai dari perencanaan sampai pengendalian”, ucapnya.

“Harusnya semua masalah menjadi tanggung jawab kita, kewajiban kita, dan kita upayakan,” tandasnya.

Dia juga menyatakan komitmennya menuntaskan kasus-kasus korupsi di NTB. Baginya, kasus korupsi akan jauh lebih cepat diselesaikan oleh aparat kepolisian.

(IBA)