Detik NTB

Berita Nusa Tenggara Barat

Breaking News Ekonomi Headline Suara Mahasiswa

Kapolda NTB apresiasi workshop HMI Badko, diharap kader terus berkarya

Mataram (Detikntbcom),- Himpunan Mahasiswa Islam Badan Koordinasi Bali Nusa Tenggara (HMI Badko Bali Nusra) menggelar workshop dengan tajuk ‘Bisnis Digital sebagai Solusi Pemulihan Ekonomi’ yang digelar di aula BP PAUD dan Dikmas NTB pada, Kamis (1/4) di Mataram.

Kegiatan Workshop HMI Badko Bali Nusra tersebut dihadiri Kapolda NTB Irjen Pol. H. Muhammad Iqbal S.ik, MH bertindak sebagai keynot speak. Hadir pula dua narasumber dari Kadis Kominfotik NTB, I Gede Putu Aryadi S.sos, MH, serta General  Manager Devisi JKE Bank NTB Syariah, Dr. H. M Taufiq Ghozi.

Ketua Panitia Saiful Bahri dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberi semangat kepada UMKM yang terpuruk karena pandemi covid-19.

Sekretaris Umum HMI Badko ini mengajak kader HMI ikut terlibat dan bersinergi dengan masyarakat untuk kebangkitan UMKM dengan memaksimalkan teknologi sebagai alat pemasaran.

“Kami juga berterimakasih kepada semua pihak yang telah mensuport kegiatan ini,” ujar mantan Ketua Umum HMI Cabang Mataram periode 2018-2019 tersebut.

Sementara Ketua Umum HMI Badko Bali Nusra Arif Kurniadin dalam sambutanya menyampaikan bahwa era sekarang merupakan era yang berbasis pada digitalisasi dan virtualisasi.

“Maka perlu kiranya sebagai pemuda dan mileniel kita berinovasi lewat usaha yang berbasis digital untuk kebangkitan serta pemulihan ekonomi daerah kita NTB,” ajaknya.

Acara tersebut diapresiasi oleh Kapolda NTB Irjen Pol. H. Muhammad Iqbal. Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini mengajak seluruh kader HMI untuk ikut menghentikan penyebaran covid 19 serta merespon teknologi digital sebagai upaya dalam muwujudkan kekuatan ekonomi di era pandemi.

“Saya berharap HMI terus memberikan kontribusi dan karya nyata untuk daerah sampai ke kancah nasional,” harapnya sembari membuka Workshop secara resmi.

Selaku narasumber pertama Kadis Kominfotik NTB, I Gede Putu Aryadi membeberkan bahwa era digital merupakan era masyarakat konsumtif, oleh karenanya bisnis digital merupakan kreativitas dalam menciptakan konten visual yang menarik, karenanya penting bagi pemuda selalu adaptif untuk mempercepar transformasi digital terutama dimasa pendemi ini.

Sementara itu Taufiq Ghozi selaku General  Manager Devisi JKE Bank NTB Syariah menyoroti bahwa banyaknya desa di provinsi NTB yang masih terkendala jaringan menyebabkan Bank NTB Syariah belum maksimal dalam menyentuh masyarakat pedalaman. Sehingga menurutnya menjadi amat peting memasifkan efektivitas jaringan demi kelancaran bisnis digital, sebab karenanya jaringan merupakan ruh dari digital.

Namun demikian, ia juga mengajak para pelaku bisnis UMKM baik skala menengah keatasa atau menengah kebawah khusunya usaha yang dimiliki oleh kaum muda untuk memanfaatkan digitalisasi,  dan Bank NTB Syariah akan senantiasa berperan dalam mensupport dan mengembangkan usaha tersebut.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula berbagai perwakilan dari OKP pemuda dan Mahasiswa se-NTB. (Iba)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *