Detik NTB

Berita Nusa Tenggara Barat

Breaking News Headline Hukrim Sosok

Kadistanbun tersangka, Ketua DPRD NTB turut prihatin

Mataram (Detikntbcom),- Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Provinsi NTB resmi ditetapkan sebagai tersangka atas korupsi dana bantuan bibit jagung tahun 2017.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTB Gunawan Wibisono mengungkapkan, Husnul Fauzi sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA) diduga telah melakukan intervensi terhadap unit layanan pengadaan (ULP) barang dan jasa.

“Secara melawan hukum, tersangka Insinyur HF (Husnul Fauzi) telah melakukan perbuatan yang memberikan pengaruh pada unit layanan pengadaan dalam rangka penunjukkan langsung yang seharusnya tidak dilakukan yang bersangkutan,” kata Gunawan dilansir dari antara, Selasa (9/2) di Mataram.

Selain mengungkap peran tersangka dari kalangan pemerintahan, turut ditetapkan tersangka dari pihak pelaksana proyek pengadaan.

“Mereka berinisial LIH selaku direktur PT. WBS dan AP selaku direktur PT. SAM,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda sangat prihatin terhadap kasus yang menimpa HF tersebut. “Saya prihatin atas tersangkanya Kepala Dinas Pertanian. Semoga beliau bisa melewati masa-masa sulit ini. Tentu kita berdoa untuk beliau. Mengharapkan yang terbaik utnuk beliau,” ujar Isvie dikonfirmasi via telfn.

Untuk diketahui, dari kasus tersebut sedikitnya ada empat tersangka. Mereka dikenakan Pasal 2 Ayat 1 Juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 KUHP dan atau Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 KUHP. (Iba/Ist)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *