HMI Cabang Mataram Demonstrasi Di Polda Dan DPRD NTB

HMI Cabang Mataram Demonstrasi Di Polda Dan DPRD NTBReviewed by adminon.This Is Article AboutHMI Cabang Mataram Demonstrasi Di Polda Dan DPRD NTBMataram – Momentum Peringatan Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram dengan melakukan Aksi Demonstrasi di Mapolda NTB dan Kantor DPRD Provinsi NTB. Mengusung Tema Besar Aksi “Evaluasi 3 Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK dan Menolak Represifitas Aparat, HMI Cabang Mataram memulai Long March di Gelanggang Pemuda NTB Menuju Mapolda NTB. Aksi yang […]

Mataram – Momentum Peringatan Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram dengan melakukan Aksi Demonstrasi di Mapolda NTB dan Kantor DPRD Provinsi NTB.

Mengusung Tema Besar Aksi “Evaluasi 3 Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK dan Menolak Represifitas Aparat, HMI Cabang Mataram memulai Long March di Gelanggang Pemuda NTB Menuju Mapolda NTB.

Aksi yang dilakukan oleh ratusan kader HMI Cabang Mataram ini sempat mengalami kericuhan dengan aparat kepolisian, masa mendesak Kapolda untuk hadir ditengah-tengah masa aksi dan memberikan statemen dalam bentuk komitmen bahwa Kepolisian di Nusa Tenggara Barat tidak akan melakukan tindakan represif terhadap mahasiswa seperti yang pernah terjadi beberapa waktu lalu oleh oknum Polri di Polda Metro Jaya Jakarta.

“Kami menolak segala bentuk represifitas aparat, dan kami meminta saudara kami sesama mahasiswa yang ditangkap untuk dibebaskan” Tegas Korlap Aksi Abdul Jamil

Sementara diwawancarai langsung di lokasi aksi Ketua Umum HMI Cabang Mataram Lalu Kususma Dedy Wijaya mengatakan.

“Kami meminta Kapolda NTB untuk berkomitmen tidak akan terjadi tindakan represif oleh aparat Kepolisian di NTB terhadap setiap daya kritis mahasiwa” Tutup Alumnus Fakultas Hukum Unram ini

Kericuhan berlangsung beberapa menit, sampai keadaan kembali kondusif perwakilan dari Polda NTB keluar menemui masa aksi dan berkomitmen untuk menghargai setiap aspirasi mahasiswa dan masyarakat sesuai ketentuan undang-undang.

Setelah itu masa aksi melanjutkan long march di Kantor DPRD Provinsi dan ditemui oleh Sekwan karena seluruh anggota Dewan sedang di keluar Kantor.

masa aksi mendesak Pemerintah agar menghentikan hutang luar negeri, menjadikan pendidikan sebagai perhatian khusus, ciptakan harmonisasi antar Lembaga Negara, menolak segala bentuk tindakan represif aparat dan mengajak seluruh pemuda, mahasiswa dan seluruh rakyat Indonesia untuk melawan segala bentuk otoritarian Pemerintah. (ak)