HIPO Bukan Tawarkan Investasi tapi Ormas Berbadan Hukum

HIPO Bukan Tawarkan Investasi tapi Ormas Berbadan HukumReviewed by adminon.This Is Article AboutHIPO Bukan Tawarkan Investasi tapi Ormas Berbadan HukumMataram (DetikNTB.Com),- Masyarakat Nusa Tenggara Barat dihebohkan dengan informasi sebuah perkumpulan menawarkan investasi bernama Himpunan Pengusaha Online Internasional (HIPO) yang dianggap bodong beberapa hari terakhir ini bahkan ada himbauan dari pihak kepolisian untuk berhati-hati terhadap tawaran investasi tersebut. Direktur Utama HIPO Internasional, Andi Junaedi Nyompa membantah tudingan dari sejumlah pihak berwenang tersebut. Pihaknya menjelaskan bahwa […]
Foto: Direktur Utama HIPO Internasional, Andi Junaedi Nyompa (tengah) bersama DPP LBH HIPO, Usin Abdisyahputra Sembiring (kiri) serta DPD HIPO,

Mataram (DetikNTB.Com),- Masyarakat Nusa Tenggara Barat dihebohkan dengan informasi sebuah perkumpulan menawarkan investasi bernama Himpunan Pengusaha Online Internasional (HIPO) yang dianggap bodong beberapa hari terakhir ini bahkan ada himbauan dari pihak kepolisian untuk berhati-hati terhadap tawaran investasi tersebut.

Direktur Utama HIPO Internasional, Andi Junaedi Nyompa membantah tudingan dari sejumlah pihak berwenang tersebut. Pihaknya menjelaskan bahwa perusahaan berbendera PT HIPO Bisnis Managemen (HBM) tersebut dalam menjalankan usahanya sesuai dengan hukum yang berlaku.

Pihaknya menjalankan usahanya sesuai Undang-Undang nomor 16 Tahun 2017 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang No.2 Tahun 2017 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 17 Tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan menjadi Undang-Undang.

“Salah satu sumber keuangan organisasi HIPO adalah memiliki badan usaha. Untuk mendapatkan keuntungan di HIPO ada iuran dan sumbangan setiap anggota yang mendaftar sebanyak Rp 150 ribu rupiah,” jelasnya saat menggelar konferensi pers, Kamis (20/2) siang di Mataram.

HIPO Internasional juga katanya, dalam menjalankan usahanya sudah bekerjasama dan dipantau langsung oleh Otoritas jasa Keuangan (OJK) pusat serta 5 kementerian terkait termasuk kejaksaan.

Sementara, Ketua DPP LBH Hipo, Usin Abdisyahputra Sembiring juga membantah telah menarik investasi dari masyarakat dengan menjanjikan sejumlah keuntungan. Dijelaskan bahwa Hipo tidak pernah menjalankan investasi.

Hipo katanya, hanya memungut sumbangan secara sukarela dari anggota Hipo sendiri, bukan masyarakat umum. Donasi dari anggota akan dihimpun Hipo untuk kembali ke anggota sendiri. Misalnya jika anggota menyetorkan donasi, maka akan diberikan fasilitas lebih oleh Hipo misalnya membeli pulsa telepon maupun listrik dengan harga jauh lebih murah, diberikan konsultasi dan bantuan hukum cuma-cuma, dan banyak fasilitas lainnya.

“Tidak ada yang bertentangan dan kontradiksi yang dilakukan Hipo dan yang disampaikan OJK. Kita sudah tiga kali berdiskusi dengan Satgas Waspada Investasi di Jakarta dan rekomendasi dari satgas kita ikuti,” katanya di Mataram, Kamis, 20 Februari 2020.

Sumbangan dari anggota tersebut tidak diwajibkan. Anggota dapat memilih hanya menjadi anggota Hipo tanpa memberikan donasi dengan tetap membayar iuran tahunan, atau memberikan donasi dengan mendapatkan fasilitas yang lebih dari Hipo.

Lebih lanjut Ia menjelaskan usahanya berpedoman kepada lima visi yang tertuang dalam situs resmi yang dimilikinya yakni pertama mensejahterakan yaitu memberikan perhargaan dan subsidi harga dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dan memberikan aset jangka panjang.

Kemudian kedua memanusiakan yakni  memberikan pengobatan hingga sembuh serta santunan dan beasiswa bagi ahli waris anggota HIPO Internasional. Selanjutnya Memberikan pendampingan bagi setiap masalah hukum dan permodalan bisnis.

Dan pendidikan dan pelatihan keorganisasian dan kewirausahaan yang intens bagi para anggota, baik secara online maupun offline dan membahagiakan yakni memberikan penghargaan berbentuk aset dan kebutuhan wisata.

Untuk diketahui, HIPO Internasional adalah singkatan dari Himpunan Pengusaha Online Internasional di bawah PT HIPO Bisnis Managemen yang merupakan organisasi kemasyarakatan berbadan hukum yang berorientasi pada Pendidikan, Pelatihan, Pengembangan Kapasitas dan Pendampingan kepada para pelaku UKM / IKM untuk meningkatkan kualitas dan daya saing, baik dalam maupun luar negeri.

HIPO Internasional memiliki visi menjadi wadah/institusi anggota yang berorientasi pada komunitas online dalam mensejahterakan, kemandirian ekonomi, Usaha Kecil dan Menengah dan kesejahteraan sosial anggotanya dalam mewujudkan ekonomi bangsa yang tangguh dan berkeadilan.

Lalu Hariyadi Sopian Ketua DPD HIPO NTB, berkomitmen bersama membangun HIPO bersama Media, mensejahterakan bersama. Pihaknya berharap kepada semua pihak untuk memberikan hal positif kepada masyarakat.

“Berharap gaung HIPO ini gaung positif kepada masyarakat,” harapnya. (Iba)