Hindari Covid-19, LKPJ Gubernur NTB 2019 Terapkan Physical Distancing

Hindari Covid-19, LKPJ Gubernur NTB 2019 Terapkan Physical DistancingReviewed by adminon.This Is Article AboutHindari Covid-19, LKPJ Gubernur NTB 2019 Terapkan Physical DistancingMataram (DetikNTB.Com),- Rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB, Jumat (3/4) siang menerapkan physical distancing (pembatasan fisik). Rapat paripurna tentang laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur NTB tahun 2019 tersebut hanya dihadiri oleh peserta sidang yakni anggota berikut pimpinan DPRD NTB dibatasi maksimal 20 orang di dalam ruangan. Jarak masing-masing dari anggota ke anggota […]
Suasana paripurna istimewa tentang laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur NTB tahun 2019 menerapkan physical distancing (Ist/Sol)

Mataram (DetikNTB.Com),- Rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB, Jumat (3/4) siang menerapkan physical distancing (pembatasan fisik).

Rapat paripurna tentang laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur NTB tahun 2019 tersebut hanya dihadiri oleh peserta sidang yakni anggota berikut pimpinan DPRD NTB dibatasi maksimal 20 orang di dalam ruangan.

Jarak masing-masing dari anggota ke anggota DPR yang lain di dalam ruang sidang diatur sepanjang dua meter.

“Ini dalam rangka mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19,” jelas Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda di ruangannya usai paripurna didampingi Wakil Ketua H. Muzihir, Sekwan H. Mahdi, serta Kabag Humas Protokol dan Perjalanan, Lalu Juan Hilary.

Sesuai standard prosedur operasional (SOP) pencegahan penyebaran wabah Covid-19 ini, seluruh anggota maupun tamu undangan serta para pewarta harus terlebih dahulu menggunakan handsanitizer yang sudah disiapkan di depan pintu masuk. Selain itu juga dilakukan cek suhu tubuh menggunakan termometer.

Dalam laporan LKPJ Tahun 2019, Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah hanya menyampaikan intisari dan himbauan kepada semua pihak dan masyarakat NTB untuk bersatu melawan penyebaran corona ini.

“LKPJ Tahun 2019 kami sampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban Gubernur dan Wakil Gubernur dalam penyelenggaraan pemerintahan pada tahun 2019,” buka Dr. Zulkieflimansyah, Gubernur NTB.

Dalam kesempatan itu juga, Gubernur meminta dukungan dari DPRD NTB untuk membantu pemerintah dalam ercepatan penanganan wabah Covid-19 ini termasuk meminta anggaran aspirasi DPRD NTB.

“Dalam konteks upaya NTB untuk keluar dari wabah (Covid 19) ini, kami melihat memang perekonomian NTB sangat tergantung pada sektor pariwisata. Namun dalam kesempatan ini, dan sesuai kondisi saat ini, kami harapkan adanya akselerasi percepatan penanganan wabah salah satunya dengan memanfaatkan aspirasi DPRD NTB,” harap mantan anggota DPR RI tiga periode ini.

Merespon hal itu, Ketua DPRD NTB Hj. Isvie Rupaeda mengungkapkan bahwa DPRD Provinsi NTB tengah merasionalisasi anggaran khusus untuk penanganan wabah Covid 19 ini.

“Saat ini DPRD tengah menyisir anggaran untuk penanganan wabah virus corona ini,” katanya.

Usai pembacaan LKPJ 2019, dokumen tersebut diserahkan ke pimpinan DPRD NTB diterima langsung ketua didampingi Wakil Ketua sekaligus sebagai pimpinan sidang paripurna istimewa tersebut. (Iba)