DPRD NTB Sarankan PT GNE untuk Dievaluasi

DPRD NTB Sarankan PT GNE untuk Dievaluasi
Foto: Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTB, H. Humaidi saat menyampaikan saran dan pendapat di hadapan rapat paripurna (Sol/Istimewa)

Mataram (DetikNTB.com),-  Dalam rangka penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi NTB, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB menyarankan seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk dievaluasi, termasuk PT Gerbang NTB Emas (GNE).

 

BACA JUGA: DPRD dan Gubernur NTB Sepakati Rancangan APBD-P 2019 Sebesar Rp5,4 T

 

“Kinerja operasional BUMD seperti PT GNE perlu dievaluasi dengan sungguh-sungguh, karena badan anggaran menilai dari segi pendapatan, PT GNE belum mendapatkan hasil yang sebanding dengan anggaran yang diberikan, dan dari jenis usaha seperti pembuatan batako justru dikhawatirkan dapat melemahkan ekonomi lokal masyarakat yang bergerak dalam usaha sejenis,” saran Juru Bicara Badan Anggran Banggar (Banggar), H. Humaidi saat membacakan saran dan pendapat badan anggaran terhadap Nota Keuangan dan Raperda tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2019, Selasa (23/07) malam di hadapan rapat paripurna di Mataram.

 

BACA JUGA: Sejumlah Komisi di DPRD NTB Tanggapi Raperda LPJ APBD 2018

 

“Sehingga, konstribusi PT GNE terhadap PAD Provinsi NTB berjalan maksimal,” tambah Humaidi di hadapan  paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, HJ. Baiq Isvie Rupaeda dihadiri Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Selain itu, melakukan evaluasi seluruh dana penyertaan modal dan mengambil tindakan-tindakan strategis untuk revitalisasi. Pembentukan BUMD dan penyertaan modal katanya, harus menjadi sumber pendapatan yang sehat dan menjadi lokomotif pengembangan ekonomi strategis daerah.

“Ke depan PT GNE harus melakukan inovasi untuk menentukan pangsa pasar yang jelas sehingga tidak bersaing dengan usaha kecil dan menengah,” harapnya. (Iba)