DPC Hanura Bima Ancam Somasi Ketua DPD Syamsu Rijal

DPC Hanura Bima Ancam Somasi Ketua DPD Syamsu RijalReviewed by adminon.This Is Article AboutDPC Hanura Bima Ancam Somasi Ketua DPD Syamsu RijalBima (DetikNTB.Com),- Pernyataan ketua DPD Hanura NTB, Syamsu Rijal terhadap kepastian tidak lagi mengusung Bakal Calon Bupati Bima, Hj Indah Dhamayati Putri pada Pilkada Kabupaten Bima 2020-2025 mendatang menimbulkan reaksi keras dari fungsionaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Bima yakni Abdul Heris. Heris Ompu Kapa’a sapaanya ini menegaskan, bahwa pernyataan ketua DPD Hanura […]
Foto: Wakil Ketua 1 Bidang OKK DPC Hanura Kabupaten Bima, Abdul Heris (kiri) dan Ketua DPD Hanura NTB, Syamsu Rizal (kanan) berseteru atas dukungan Pilkada di Kabupaten Bima

Bima (DetikNTB.Com),- Pernyataan ketua DPD Hanura NTB, Syamsu Rijal terhadap kepastian tidak lagi mengusung Bakal Calon Bupati Bima, Hj Indah Dhamayati Putri pada Pilkada Kabupaten Bima 2020-2025 mendatang menimbulkan reaksi keras dari fungsionaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Bima yakni Abdul Heris.

Heris Ompu Kapa’a sapaanya ini menegaskan, bahwa pernyataan ketua DPD Hanura NTB tersebut sudah melampaui batas kewenangannya. Menurutnya , Syamsul Rijal sebagai ketua DPD tidak punya kewenangan memutuskan calon kepala Daerah tingkat kabupaten atau kota kecuali melanjutkan usulan dari DPC.

“Kewenangan untuk menerbitkan rekomendasi ada di DPP Hanura. Jadi ketua DPD jangan asal bunyi lah,” ujar Heris yang juga Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati dari DPC Hanura Kabupaten Bima dihubungi media ini, Selasa (18/2) sore.

Wakil Ketua 1 Bidang OKK ini kembali menegaskan, bahwa menggertak IDP (petahana yang juga Bupati Bima sekarang) oleh DPD Hanura NTB sama dengan melukai partai Hanura di tingkat DPC. Bahkan pihaknya akan melakukan langkah seribu di luar jangkauan DPD.

“Ketua DPD Hanura ini bisa kami somasi. Tapi, IDP masih meletakan kesantunan sebagian dari strategi dan gaya komunikasinya. Posisi DPC memberikan dukungan total kepada IDP sebagai tanggung jawab moral dan politik ketika merekomendir IDP sebagai Calon Bupati yang diserahkan ke DPP,” tegas ketua Tim Pilkada Kabupaten Bima yang tengah berada di DPP Hanura di Jakarta ini.

Sebelumnya, seperti diberitakan media ini bahwa DPD Hanura NTB melalui ketuanya, Syamsu Rijal menegaskan di Pemilihan kepala Daerah Kabupaten Bima, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) memastikan diri tidak mengusung Indah Dhamayati Putri yang sekarang menjabat sebagai Bupati (Petahana).

Sebab, ketua DPD Hanura NTB, Syamsu Rijal menegaskan, petahana selama menjadi Bupati Bima dianggap tidak pernah berkontribusi terhadap Hanura.

“Di Bima itu sudah terbentuk koalisi juga yaitu PKS,  Hanura sama PDIP. Tiga partai di sana. Ini kita lihat siapa yang diajukan. (Yang jelas) di luar petahana,” tegasnya, Selasa (18/2) siang di kantor DPD Hanura NTB di jalan pendidikan Kota Mataram.

Namun katanya, sosok Herman Alfa Edison sebagai bagian dari kadernya di DPC Kabupaten Bima, jika diambil oleh petahana untuk menjadi wakilnya maka koalisi tiga partai itu akan mendukung.

“Jika kader kita ini diambil sama petahana bersyukur sekali, namun jika tidak maka kita juga mau bertarung sendiri (bersama koalisi tadi),” jelasnya.

IDP katanya, dianggap tidak pernah berkontribusi di Hanura sebagai partai pendukungnya pada Pilkada 2014 lalu, seperti pengadaan kantor DPC Hanura dan mobil dinas serta hal-hal lain yang dianggap penting. Oleh karena itu Hanura siap membuat gerbong baru.

“Karena kemarin kami bersama ibu Dinda itu begitu-begitu saja (tak berkontribusi). Sudah pasti kami bentuk poros baru,” tegasnya. (Iba)