Diduga Menipu, Perusahaan Air Minum Milik Istri Walikota Bima Dipolisikan

Diduga Menipu, Perusahaan Air Minum Milik Istri Walikota Bima DipolisikanReviewed by adminon.This Is Article AboutDiduga Menipu, Perusahaan Air Minum Milik Istri Walikota Bima DipolisikanKota Bima (DetikNTB.Com),- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Bima didampingi kuasa hukumnya melaporkan CV. Hilal, perusahaan air minum Asakota ke Polres Bima Kota atas dugaan tindak pidana penipuan konsumen dengan nomor laporan: STTLP/K/705/XI/2019/NTB/Rrs Bima Kota. Air minum Asakota yang selama ini digadang-gadang air minum berkualitas yang bersumber dari mata air pegunungan, ternyata diduga bersumber […]
Foto: (dari kiri) Ketua Umum HMI MPO Cabang Bima, Wildan Kusuma didampingi kuasa hukumnya, Bambang Purwanto, SH. MH., melaporkan dugaan penipuan terhadap konsumen oleh perusahaan Air Minum kemasan, CV Hilal di Polres Bima Kota (Ist)

Kota Bima (DetikNTB.Com),- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Bima didampingi kuasa hukumnya melaporkan CV. Hilal, perusahaan air minum Asakota ke Polres Bima Kota atas dugaan tindak pidana penipuan konsumen dengan nomor laporan: STTLP/K/705/XI/2019/NTB/Rrs Bima Kota.

Air minum Asakota yang selama ini digadang-gadang air minum berkualitas yang bersumber dari mata air pegunungan, ternyata diduga bersumber dari sumur bor.

Sebab, di dalam Surat Izin Pengambilan Air Tanah (SIPA), air minum dengan merk Asakota ini diduga mengamb air dari sumur bor yang terletak di Rabadompu Barat Kelurahan Rabadompu Barat Kecamatan Raba Kota Bima.

“Sedangkan dalam kemasan tertulis dengan jelas bahwa air minum Asakota diambil dari mata air pegunungan,” jelas Kuasa Hukum HMI MPO Cabang Bima, Bambang Purwanto, SH. MH., Kamis (28/11) diterima media ini.

“Untuk itu, HMI MPO menuntut Ellya sebagai penanggung jawab CV. Hilal yang juga istri Walikota Bima agar diproses hukum yang berlaku,” pintanya.

Laporan ini dilakukan berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, sebagaimana ketentuan pasal 7 huruf A dan B, pasal 90 ayat 1 haruf K.

Ketua umum HMI-MPO Cabang Bima, Wildan Kusuma meminta Kapolres Bima kota untuk membongkar penipuan yang diduga dilakukan perusahaan diduga milik istri Walikota Bima itu.

“Dengan dugaan penipuan konsumen dengan label sumber air berasal dari mata air pegunungan itu sudah bertahun-tahun berjalan,” ujar Wildan. (Iba)