BEM Unram Acungkan Makalah Berwarna “Merah” Kepada Pemerintah Jokowi-JK

BEM Unram Acungkan Makalah Berwarna “Merah” Kepada Pemerintah Jokowi-JKReviewed by adminon.This Is Article AboutBEM Unram Acungkan Makalah Berwarna “Merah” Kepada Pemerintah Jokowi-JKMataram, Ada yang menarik dari diskusi publik capaian tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK yang diselenggarakan oleh Kantor Staf Presiden (KSP) Dr Moeldoko di Universitas Mataram pada Jumat (09/03) siang. Ketua BEM Universitas Mataram (Unram) Liga Ayun Selatan yang baru saja terpilih pada kamis (08/03) kemarin memberikan semangat kepada para mahasiswa yang hadir dengan mengarahkan para hadirin […]
Foto : Ketua BEM Unram Liga Ayun Selatan saat mengangkat makalah berwarna merah di hadapan ratusan undangan

Mataram, Ada yang menarik dari diskusi publik capaian tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK yang diselenggarakan oleh Kantor Staf Presiden (KSP) Dr Moeldoko di Universitas Mataram pada Jumat (09/03) siang.

Ketua BEM Universitas Mataram (Unram) Liga Ayun Selatan yang baru saja terpilih pada kamis (08/03) kemarin memberikan semangat kepada para mahasiswa yang hadir dengan mengarahkan para hadirin untuk berdiri.

“Yang mengaku mahasiswa untuk berdiri”, ajak Liga dengan suara lantang.

“Ijinkan kami pada hari ini, (memberikan makalah) dari hasil kajian (Evaluasi 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK) kami dari BEM-SI saudara-saudara sekalian”, Pinta Pria Jurusan Bisnis dan akuntansi ini sambil mengacungkan makalah bersampul merah di tangan kirinya di hadapan ratusan undangan yang hadir termasuk KSP, Gubernur NTB, Rektor Unram serta beberapa pengamat di atas panggung.

Pria asal Lombok tengah tersebut kesal lantaran banyak mahasiswa dan umat muslim Indonesia dikriminalisasi.

Diakuinya, ada tiga poin yang menjadi hasil kajian BEM-SI. Namun poin tersebut tidak dijelaskan kepada media. Hanya saja langsung diserahkan kepada KSP Dr Moeldoko di atas panggung. Sebab menurutnya pada tanggal 20 Oktober 2017 kemarin tidak sempat menyampaikan kepada presiden saat berkunjung ke NTB.

Ditanya apakah makalah yang bersampul merah tersebut adalah kartu merah kepada pemerintahan JokowI-JK, menurutnya, hal tersebut bukan merupakan sebuah kartu merah seperti yang dilakukan oleh BEM UI depok beberapa bulan yang lalu di hadapan Jokowi.

“Bukan cuma covernya aja yang berwarna merah”, jelasnya.

Sebelumnya, diatas panggung, selain menyerahkan makalah bersampul merah tersebut, Ia juga meminta kepada KSP untuk menanda tangani tanda terima. Menurutnya, hasil kajian itu sebagai tanda bukti diterima oleh Presiden, pintanya, minimal harus dimuat di media cetak maupun online 10 hari ke depan.

(IBA)