UMKM NTB Bersaing Jadi Sorotan Nasional di Ajang KKI

UMKM NTB Bersaing Jadi Sorotan Nasional di Ajang KKI

Jakarta (DetikNTB.com),- UMKM Bersaing yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi NTB menjadi sorotan Nasional pada ajang Karya Kreatif Indonesia di Jakarta  pada, 12-14 Juli 2019.

Dalam ajang yang diikuti 370 UMKM dari seluruh provinsi di Indonesia tersebut, Provisi NTB membawa 15 produk UMKM unggulan binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia. Produk-produk tersebut berhasil menarik perhatian pengunjung.

Tak terkecuali Presiden Joko Widodo dan sejumlah tamu kenegaraan yang hadir, karena produk-produk NTB yang ditampilkan memiliki nilai otentik, menonjolkan budaya daerah, mengangkat citra daerah, memiliki nilai ekonomis tinggi, dan berkualitas ekspor.

Tak kurang dari 7 UMKM kategori kain dan 8 UMKM kategori kerajinan dari Provinsi NTB ikut tampil dalam ajang yang dihadiri langsung oleh Presiden Indonesia, Ir. Joko Widodo tersebut. Bahkan Presiden saat membuka acara KKI 2019 ditandai dengan pemukulan gendang beleq yang merupakan alat musik khas Provinsi NTB, kemudian dilanjutkan dengan peragaan busana berbahan tenun.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani menuturkan sampai dengan hari kedua, stand Provinsi NTB membukukan penjualan hingga Rp590 juta.

“Semoga hal ini terus menjadi momentum bagi UMKM di Provinsi NTB untuk terus mengembangkan usaha dengan merambah pasar nasional dan internasional yang masih terbuka lebar,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Achris Sarwani menjelaskan kepada Presiden RI mengenai stan dengan konsep industri fashion yang mensinergikan kekayaan tenun berkualitas yang kaya ragam, kerajinan etnik dan aksesoris berbahan mutiara, serta busana ready to wear karya designer Provinsi NTB.

Dalam peragaan busana, kain tenun dari Provinsi NTB menjadi salah satu yang terpilih yang digunakan oleh designer nasional Toton Januar. Istimewanya lagi, kata Achris, stan KPwBI Provinsi NTB mendapatkan kesempatan pertama sebagai stan yang dikunjungi oleh Presiden RI.

Berlanjut pada business matching , salah satu UMKM binaan Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB yang memiliki produk kopi, menjadi UMKM terpilih untuk melakukan ceremony penandatanganan  kontrak kerjasama bersama buyer dari Korea dengan penjualan 36 ton biji kopi dengan nilai sebesar Rp1,01 Miliar.

NTB pada 2016 berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UMKM terdapat lebih dari 644 ribu unit UMKM dengan jumlah tenaga kerja yang terserap lebih dari 1,8 juta orang. Achris Sarwani mengatakan kebijakan pengembangan UMKM juga sebagai upaya mendukung tugas utama BI dalam menjaga stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan, dan keandalan sistem pembayaran. (Iba)