Presiden Serahkan DIPA dan TKDD ke Gubernur NTB

Presiden Serahkan DIPA dan TKDD ke Gubernur NTBReviewed by adminon.This Is Article AboutPresiden Serahkan DIPA dan TKDD ke Gubernur NTBJakarta,- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr Zulkieflimansyah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Dana Alokasi Transfer Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun anggaran 2019 dari pemerintah pusat sebesar Rp16,456 triliun. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Dana Alokasi Transfer Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun anggaran 2019 ini diserahkan Presiden Joko Widodo didampingi […]
Foto: Gubernur NTB tengah menerima DIPA dan TKDD dari Presiden Joko Widodo beberaap bulan yang lalu

Jakarta,- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr Zulkieflimansyah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Dana Alokasi Transfer Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun anggaran 2019 dari pemerintah pusat sebesar Rp16,456 triliun.

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Dana Alokasi Transfer Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun anggaran 2019 ini diserahkan Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, bersama seluruh menteri, pejabat lembaga negara dan kepala daerah di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/12).

“Presiden berpesan supaya setiap kepala daerah fokus pada peningkatan kualitas dan daya saing daerah, melalui pengembangan sumber daya manusia yang unggul. Sangat linier dengan program beasiswa putra-putri NTB ke luar negeri, yang sudah berjalan dan kami akselerasi terkait kualitas maupun kuantitasnya,”kata Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

Selain itu, Presiden juga meminta agar alokasi APBD tidak menguap begitu saja tanpa hasil untuk belanja rutin, rapat-rapat, perjalanan dinas dan honor-honor tim tambahan.

Para gubernur diminta untuk mengutamakan kegiatan utama untuk pembangunan atau sesuai konsep dan tujuan dana-dana tersebut.

Zulkieflimansyah mengaku sangat setuju dengan arahan presiden itu karena sejalan dengan semangat NTB untuk bangkit pasca bencana.

“Sangat setuju, karena sejalan dengan semangat kami untuk bangkit memulihkan NTB dari bencana serta mengakselerasi pembangunan setiap sektor, baik fisik mapun nonfisik, secara transparan, akuntabel dan terbuka untuk audit pertanggungjawaban. Insya Allah,”tutupnya. (Iba)