Jumpa Gubernur Marshal-Polandia, NTB Bangun Kerjasama

Jumpa Gubernur Marshal-Polandia, NTB Bangun Kerjasama
Foto: Gubernur didampingi istri bersama Gubernur Marshal-Polandia

Mataram,- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menjajaki kerjasama bidang pendidikan dan investasi dengan Pemerintah Provinsi Kujawsko-Pomorskie Polandia.

Dari penjajakan kerjasama tersebut, diharapkan akan mampu menggenjot arus investasi dari Polandia ke Lombok dan Sumbawa, khususnya di bidang pariwisata, pembangkit energi baru dan terbarukan, serta pengelolaan sampah dan limbah.

Pada saat yang sama, pengiriman masif mahasiswa dari tingkat strata satu hingga doktoral, juga paralel untuk dikebut melalui nota kesepahaman yang dibangun para pimpinan kampus NTB yang ikut berangkat ke Polandia.

“Sebuah kehormatan mendapat sambutan yang begitu hangat dan ramah. Ini pertemuan pertama kali, namun membuka optimisme saya bahwa langkah selanjutnya begitu lebar dan nyata,” kata Zulkieflimansyah, Gubernur NTB melalui siaran persnya, Rabu (5/12/2018).

Pertemuan Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB dan rombongan dengan Marshal (setingkat Gubernur) Provinsi Kujawsko-Pomorskie Piotr Calbecki dan jajaran Kepala Dinasnya di Kota Lama Torun, mendiskusikan berbagai sektor yang bisa ditindaklanjuti jadi kerja sama antara dua Provinsi.

“NTB memiliki banyak potensi sebagaimana Polandia, khususnya Provinsi Kujawsko-Pomorskie, mulai dari destinasi wisata desa kuno sebagaimana desa-desa adat di Lombok dan Sumbawa, hingga sektor pertanian dan bioenergi,” ujarnya.

“Semoga segera terealisasi jadi kolaborasi konkret antara NTB dengan provinsi di negara yang warna bendaranya sama dengan Indonesia ini, meski terbalik warnanya” tutur Gubernur Zulkieflimansyah.

Sementara, Marshal Kujawsko-Pomorskie Piotr Calbecki menilai kunjungan Pemprov NTB tersebut akan membuka beragam peluang kerja sama ataupun kolaborasi antara dua provinsi di beragam sektor bisnis dan industri, termasuk juga pendidikan.

“Kami sangat senang akhirnya bisa bertemu di sini. Selama ini hanya beberapa dari kami yang pernah mengunjungi NTB, sebagai turis maupun dalam kunjungan resmi dinas. Menarik, karena kami sudah memiliki sejumlah bisnis di sana, seperti skuba diving workshop di Lombok dan juga investasi di bidang pembangkit energi di Sumbawa,” ucapnya.

“Kujawsko-Pomorskie juga punya Nicolaus Copernicus University, kampus tertua dan terbesar di wilayah ini. Kami sangat terbuka menerima para calon mahasiswa atau yang Bapak Gubernur Zul sebutkan sebagai para pemimpin masa depan Indonesia, di kampus kebanggaan kami.” kata Piotr Calbecki menambahkan.

Sementara, istri Gubernur yang sekaligus Ketua TP PKK Pemprov NTB Niken Saptarini Zulkieflimansyah menjelaskan, persoalan pembangunan kapasitas dan kualitas manusia, termasuk partisipasi perempuan di berbagai sektor yang terus ditingkatkan di NTB, terutama di pendidikan, kesehatan dan bahkan sosial politik.

“Siapa tahu di kampus NCU ada jurusan yang cocok dan relevan dengan bidang human capacity building, kami akan sangat senang untuk mengirimkan putra-putri kami ke sini. Termasuk pertukaran pelajar di tingkat SMA antara NTB dan Torun maupun kota lain di Provinsi ini, selama 3 sampai 6 bulan misalnya. Mereka bisa saling berbagi pengalaman belajar dan hidup di negara lain, yang bisa jadi sangat berbeda situasi kondisi sosial, budaya dan lingkungannya,” papar Niken Saptarini Zulkieflimansyah. (Iba)