Detik NTB

Berita Nusa Tenggara Barat

Breaking News Ekonomi

Inspiratif, Uun Jual Cilok Demi Melanjutkan Kuliah Diperguruan Tinggi

Mataram-Pendidikan di Indonesia masih merupakan investasi yang mahal sehingga diperlukan perencanaan keuangan serta disiapkan dana pendidikan sejak dini.

Setiap keluarga harus memiliki perencanaan terhadap keluarganya sehingga dengan adanya perencanaan keuangan sejak awal maka pendidikan yang diberikan pada anak akan terus sehingga anak tidak akan putus sekolah.

Tanggung jawab orang tua sangatlah berat karena harus membiayai anak sejak dia lahir sampai ke jenjang yang lebih tinggi. Mahalnya biaya pendidikan sekarang ini dan banyak masyarakat yang berada dibawah garis kemiskinan sehingga tidak begitu peduli atau memperhatikan pentingnya pendidikan bagi sang buah hatinya, sehingga membuat anak putus sekolah, anak tersebut hanya mendapat pendidikan sampai pada jenjang sekolah menengah pertama atau sekolah menengah keatas.

Padahal pemerintah ingin menuntaskan wajib belajar sembilan tahun. Jika masalah ini tidak mendapat perhatian maka program tersebut tidak akan terealisasi. Banyak anak yang putus sekolah karena orang tua tidak mampu untuk menyekolahkan anaknya disebabkan biaya pendidikan yang begitu mahala.

Di temui detikntb.com selasa 14/12/2017 Mahasiswa IKIP Mataram jurusan pendidikan olahraga, Uun Alfarakah asal Dena Kecamatan Madapangga Kab. Bima menjual Cilok depan rumah sakit Prof. Mulyanto Universitas Mataram jl. Majapahit No. 62 Mataram-83125.

Menjual cilok adalah cara yang terbaik untuk membiayai pendidikan yang di tempuh Anak dari pasangan Drs. Nasrudin dan Alhamrum Sri Hamzah, anak ke 4 dari tujuh saudara ini menjual cilok demi membiayai pendidikan yang tempuh. Alasan utama menjual cilok ini, disebabkan faktor ekonomi yang kurang mampu dalam internal keluarga. Dengan menjual cilok ini agar bisa membatu beban orang tuanya dikampung, pungkasnya.

Keluarga dikampung sangat memberikan dukungan terhadap usaha kecil yang saya lakukan. Begitupun dengan teman2 dari Himpunan Mahaiswa Madapangga Bima Mataram (HIMA MPB) dan senioritas sya Bang Syarif mahasiswa Pasca Sarjana UNRAM Mataram yang begitu peduli terhadap usaha kecil yang saya lakukan.

Saya hanya bisa menyampaikan ucapan terima kasih banyak pada semua teman2 HIMA MPB dan Senioritas yang telah banyak memberikan nasehat dan motivasi sehingga saya lebih semangat untuk meraih cita2 saya pada jenjang pendidikan tinggi. Dan terakhir Semoga Pemerintah Lebih Peduli Lagi Dengan Kualitas Sumber Daya Manusia Kita Dengan memberi Kesempatan seluas-lusnya Bagi Generasi muda kita Yang ingin melanjutkan pendidikan. Pungkasnya (14)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *