TP PKK Genjot Pendewasaan Usia Perkawinan

TP PKK Genjot Pendewasaan Usia PerkawinanReviewed by adminon.This Is Article AboutTP PKK Genjot Pendewasaan Usia PerkawinanMataram,- Pentingnya pendewasaan usia perkawinan ( PUP) menjadi fokus utama tugas tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nusa Tenggara Barat. Ketua tim penggerak PKK NTB Hj Erica Zainul Majdi Saat menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah ( Rakorda ) program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga tingkat provinsi NTB yang diselenggarakan BKKBN provinsi NTB […]
Foto : Ketua TP PKK NTB Hj. Erica Zainul Majdi di forum Rakorda BKKBN NTB

Mataram,- Pentingnya pendewasaan usia perkawinan ( PUP) menjadi fokus utama tugas tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nusa Tenggara Barat.

Ketua tim penggerak PKK NTB Hj Erica Zainul Majdi Saat menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah ( Rakorda ) program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga tingkat provinsi NTB yang diselenggarakan BKKBN provinsi NTB dengan mengusung tema “Peran PKK dalam menurunkan perkawinan dini anak di provinsi NTB” di Hotel Grand Legi Kamis ( 22/03) menjelaskan pentingnya pendewasaan usia perkawinan untuk menghasilkan generasi penerus yang berkualitas.

Istri dari Gubernur NTB ini menjelaskan, mengapa tim penggerak PKK sangat konsern terhadap pendewasaan usia perkawinan anak di NTB, selain bertujuan menekan angka pernikahan dini, juga menekan angka kematian ibu dan bayi.

“Awalnya sasaran pembinaan kita adalah ibu rumah tangga, tapi sekarang sudah diturunkan menjadi anak remaja yang belum berumah tangga”, ungkapnya.

Erica menambahkan jika sebelumnya usia ideal menikah bagi perempuan adalah 16 tahun dan laki – laki 18 tahun. Kini usia ideal pernikahan di NTB ditingkatkan menjadi 21 tahun usia ideal menikah bagi perempuan dan 25 tahun usia ideal menikah untuk laki- laki. Ketentuan ini sesuai dengan undang – undang yang sudah di revisi Mahkamah Konstitusi.

“Sekarang kita sudah membuka kelas khusus bagi para remaja yang bekerjasama dengan sejumlah pihak salah satunya Dikbud NTB, sebagai upaya dalam memberikan pembinaan tentang pendewasaan usia pernikahan,” imbuhnya.

(IBA)