TGB Terus Memberikan Tips Bangun Daerah, Apa Saja?

TGB Terus Memberikan Tips Bangun Daerah, Apa Saja?
Foto : TGB (Sumber : republika.co.id)

Jakarta,- Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi berbagi tips bagaimana cara membangun dan memajukan daerah. Gubernur yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) tersebut berbagi tips saat diundang untuk mengisi dialog pada segmen “Anak Negeri” bersama radio Elshinta Jakarta, di Kantor Penghubung NTB di Jakarta, Selasa (3/4/18).

Berdasarkan pengalamannya membangun provinsi NTB selama dua periode, TGB menyampaikan bahwa hal pertama yang dilakukannya adalah menetapkan visi yang jelas. Yaitu visi yang dapat dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh stakeholders pembangunan termasuk oleh masyarakat secara umum.

Setelah menetapkan visi dan misi yang jelas lanjut Gubernur, yabg dilakukan selanjutnya adalah membangun kebersamaan dan Komunikasi yang baik.

Dalam rangka membangun kebersamaan dan menjalin komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan, TGB menggunakan pendekatan kultural.

“Saya datangi semua Bupati/Walikota, saya ajak bicara seluruh stakeholder pembangunan dan mensinergikan semua prioritas yang dimiliki masing-masing kabupaten/kota,” jelas TGB.

Selain itu, dalam pelaksanaan program khususnya pembangunan, TGB mengajak stakeholder untuk mengambil peran termasuk dalam pembiayaan.

“Beberapa program pembangunan dilaksanakan dengan metode cost sharing, dengan proporsi kabupaten/kota 50%, dan Povinsi 50%”, bebernya.

Demi konsistensi kerjasama tersebut lanjutnya, diperlukan visi yang kuat disertai sinergi yang baik antar seluruh stakeholder pembangunan dan juga yang tak kalah pentingnya adalah harus selalu menghadirkan inovasi.

“Visi yang kuat, sinergi dan inovasi menurut saya itu penting untuk memastikan agar pembangunan yang kita lakukan itu menghadirkan hasil yang positif”, ungkap TGB.

TGB mencontohkan, dulu NTB cukup hanya mengembangkan pariwisata, kini ketika bicara tentang pangsa pasar pariwisata dunia, ternyata ada segmen yang sangat potensial yakni muslim friendly tourism atau wisata halal.

Selain tentang pembangunan, dalam dialog tersebut TGB juga diminta memaparkan bagaimana beliau memperkenalkan Islam yang rahmatan lil alamin.

Menanggapi hal tersebut, TGB menegaskan spiritualitas menjadi modal penting. Sebab lanjut TGB, spiritualitas merupakan jati diri kita sebagai manusia. Oleh karena itu semua hal yang terinspirasi dari nilai agama itu baik dan memperkaya khazanah kebangsaan kita.

(IBA)