Nasionalisme Memudar: JMM Kembali Adakan Dialog Antar Etnis

Nasionalisme Memudar: JMM Kembali Adakan Dialog Antar EtnisReviewed by adminon.This Is Article AboutNasionalisme Memudar: JMM Kembali Adakan Dialog Antar EtnisMataram-Nasionalisme dan Menjaga Keutuhan Bangsa merupakan isu yang tidak pernah akan habis dibahas selama Bangsa Indonesia masih ada. Belakangan isu ini semakin kencang menjadi pembahasan anak Bangsa, terutama soal diksi kata Pribumi dan Non Pribumi. Siapa yang berhak maupun tidak berhak atas Bangsa ini. Menyikapi hal tersebut (isu-isu krusial kebangsaan), Jaringan Masyarakat Madani (JMM) di […]
Foto : Koordinator Program JMM dan Para Narasumber

Mataram-Nasionalisme dan Menjaga Keutuhan Bangsa merupakan isu yang tidak pernah akan habis dibahas selama Bangsa Indonesia masih ada. Belakangan isu ini semakin kencang menjadi pembahasan anak Bangsa, terutama soal diksi kata Pribumi dan Non Pribumi. Siapa yang berhak maupun tidak berhak atas Bangsa ini.

Menyikapi hal tersebut (isu-isu krusial kebangsaan), Jaringan Masyarakat Madani (JMM) di dukung oleh Bumi Gora Istitut NTB mencoba untuk menetralisir isu-isu tersebut di NTB dengan cara melakukan Dialog Antar Etnis dalam rangka meningkatkan rasa Nasionalisme guna menjaga Keutuhan dan Persatuan Bangsa (28/11) bertempat di Aula kantor Kesbangpoldagri Provinsi NTB.

Dalam sambutannya, Koordinator Program Samsul Hasan Basri SH mengatakan bahwa dialog ini penting dilaksanakan dalam rangka menjaga keutuhan Bangsa secara terus menerus. “Beberapa bulan terakhir, kita dipertontonkan dengan (mengenai) isu Pribumi dan Non Pribumi di Indonesia, baik sosial media dan maupun elektronik”.

Samsul juga menegaskan bahwa seluruh unsur harus terlibat dalam hal menjaga keutuhan Bangsa dan meningkat Nasionalisma anak Bangsa. “Kami juga sudah mengundang rekan-rekan dari tokoh Tionghoa, Pemuda, Mahasiswa, Siswa dan Organisasi Pemuda. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dari lembaga kami dalam soal Nasionalisme kebangsaan” ujarnya.

Foto : Peserta Dialog Antar Etnis yang dilaksanakan oleh JMM

Lebih lanjut Samsul mengatakan kenapa organisasi-organisasi tersebut. Menurutnya, semua itu bertujuan untuk bersama-sama menjaga keutuhan dan meningkatkan rasa Nasionalisme oleh semua elemen Bangsa dalam bingkai Persatuan dan Kesatuan khususnya di Kota Mataram.

Senada dengan apa yang di sampaikan oleh Samsul Hasan Basri, Kepala Bakesbangpoldagri NTB yang di Wakili oleh H. L. Norman Suzana juga berharap kegiatan Dialog Antar Etnis ini mudah-mudahan dapat memberikan pencerahan, khususnya masyarakat di kota Mataram dalam rangka bagaimana menjaga ukhwah islamiah dan antar agama dalam rangka menjaga kesatuan dan persatuan.

“Karena Mataram adalah pusat Kota di NTB yang memiliki banyak perbedaan, Etnis, Suku dan Bangsa. Kita hidup di Mataram ini dengan berbagai macam etnis yang terus saling menjaga satu sama lainnya” ujar beliau.

Lebih lanjut beliau mengajak generasi muda bisa bertindak sebagai pemicu semangat dalam menjaga stabilitas Keamanan dan kesatuan di wilayah kita. “ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya.” Lanjutnya

“Dan yang terakhir saya apreseasi yang mendalam kepada Jaringan Masyarakat Madani yang telah menginisisasi penyelenggarakan dialog antar etnis ini” tutup beliau yang di lanjutkan dengan membaca basmalah “Bismillahirrohmanirrohim” sebagai tanda Dialog Antar Etnis telah dibuka secara resmi.

Hadir dalam Dialog Antar Etnis sebagai Narasumber antara lain H. Muharor Iqbal MA–Ketua Forum Pemuda Lintas Agama’FORMULA’ NTB, DANREM 163Wira Bhakti–I Made Darma Aksara SH, Akademisi–Ahmad Zuhairi SH, PLT Kabid PMS & PK Bakesbangpoldagri – H. L. Normal Suzana. Dan di hadiri oleh 100 Orang peserta dari berbagai organisasi. (ar).