Cegah Faham Radikal, Fomnus Gelar Seminar Nasional

Cegah Faham Radikal, Fomnus Gelar Seminar Nasional
Foto : Seminar Nasional sedang berlangsung

Mataram,- Dalam rangka memberi pemahaman pada pemuda dan mahasiswa sebagai upaya mencegah tindakan terorisme dan radikalisme, Forum Masyarakat Nusantara (Fomnus) mengadakan Seminar Nasional dengan Tema ” Islam Bukan Teroris; Peran Pemuda dalam mewaspadai Radikalisme yang mengatasnamakan Agama” di Aula PGRI Provinsi NTB, Senin (25/04).

Khairul Fahri sebagai Direktur Program menyampaikan bahwa tindakan terorisme dan radikalisme semakin lama semakin mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Terorisme dan Radikalisme apabila dibiarkan akan mengancam kedaulatan NKRI, terorisme dan radikalisme bukanlah Islam, untuk itu kegiatan ini sebagai bentuk antisipasi”, Terangnya di hadapan siswa/ siswi, pemuda dan mahasiswa, BEM, OKP, Ormas se NTB.

Menurutnya peran pemuda dan mahasiswa sangat central dan dibutuhkan dalam menumpas gerakan-gerakan yang tidak Pancasilais.

“Disini butuh peran pemuda dan mahasiswa, kita bersama-sama menjaga Pancasila sebagai ideologi negara,” Tegas Mantan aktivis mahasiswa ini.

Seminar tersebut menghadirkan pembicara yang berkompeten yakni Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Ketua Majelis Ulama (MUI) Wilayah NTB, Bakesbangpoldagri NTB, semuanya bicara bahaya terorisme dan radikalisme.

Seluruh narasumber juga menyampaikan bagaimana peran masyarakat khususnya pemuda dan mahasiswa dalam menangkal radikalisme dan terorisme.

Hasil dari seminar tersebut akan dirumuskan dan dan diajukan sebagai rekomendasi bagi pemerintah dalam menangkal gerakan terorisme dan radikalisme.

Seperti diketahui sebelumnya banyak warga asal NTB yang ditangkap bahkan tewas karena tindakan terorisme, contohnya pada Oktober 2016 lalu Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri baku tembak dengan kelompok Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) pimpinan Munandar di Gunung Mawu Rite, Kabupaten Bima.

(AK)