Rudi Mbojo Dorong Pulau Sumbawa Merdeka Sinyal Pada Tahun 2020

Rudi Mbojo Dorong Pulau Sumbawa Merdeka Sinyal Pada Tahun 2020
Foto: H. Muhammad Syafrudin, ST. MM berkemeja putih Saat memberikan pidato pada Kegiatan Pertunjukan Rakyat Kementrian Kominfo Sosialiasi Pembangunan

Dompu- H. Muhammad Syafrudin, ST. MM. Atau yang lebih kita kenal dengan pangilan Akrab Rudi Mbojo Ketika di daulat menyampaikan pidato pada acara pembukaan Pertunjukan Rakyat (Petunra) di lapangan bola Kelurahan karijawa Kabupaten Dompu yang di selenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI, jum’at 24/8 lalu, dalam rangka melakukan sosialisasi pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut Pria yang sudah menjadi Anggota DPR RI Dua Priode dan Insya’allah akan maju kembali pada pileg 2019 lewat Partai Amanat Nasional (PAN) Nomor Urut 1 (Satu) Di dapil Pulau Sumbawa ini menyampaikan bahwa iya akan mendorong pada tahun 2020 pulau Sumbawa merdeka sinyal dan seluruh lapisan masyarakat menikmati fasilitas komunikasi yg terus berkembang dan berinovasi dlm waktu yg cepat.

“Saya Mendorong pada Tahun 2020 Pulau Sumbawa sudah Merdeka Sinyal, Jadi sudah tidak ada lagi wilayah yang tidak terjangkau sinyal Telkomunikasi dan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati fasilitas komunikasi yang terus berkembang sehingga kita bisa berinovasi dalam waktu yang cepat, ucapnya”

Baca Juga: Mengukuhkan Kembali Spirit Kebangsaan, Kominfo Dan DPR RI Gelar Dialog

Pada kesempatan yang sama politisi supel dan rendah hati ini Menyampaikan komitmennya mengawal program-program pembangunan jaringan komunikasi dan informasi yg dikembangkan oleh pemerintah pusat serta daerah demi terwujudnya layanan pada kebutuhan komunikasi masyarakat pulau Sumbawa.

“Saya Berkomitmen mengawal program-program pembangunan jaringan komunikasi dan informasi yg dikembangkan oleh pemerintah pusat agar dapat segera di nikmati masyarakat” ujarnya

Kegiatan pesta rakyat ini menampilkan beberapa karya seni dan kebudayaan dompu masa lampau, seperti tarian sarau, tarian gantau, biola dan tidak ketinggalan seni musik marawis yang bernuansakan islam. (Adm)