IMBI Mataram Bakar Lilin & Gelar Musik Mbojo Peringati HUT Bima ke 378

IMBI Mataram Bakar Lilin & Gelar Musik Mbojo Peringati HUT Bima ke 378
Foto : Ketua IMBI Mataram Muhammad Na'im sedang menyampaikan sambutan

Mataram,- Ikatan Mahasiswa Bima (IMBI) Mataram membakar lilin memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bima yang ke-378, Rabu (04/07) malam di kedai Hang Out Kota Mataram.

Acara yang dihadiri puluhan mahasisiwa Bima Mataram yang mewakili berbagai kecamatan tersebut juga dimeriahkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) musik Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) dengan musik gambus khas Mbojo.

Dalam sambutannya ketua IMBI Mataram Muhammad Na’m mengajak seluruh mahasiswa Mataram untuk kembali menengok sejarah perjalanan Bima dari masa kerajaan, kesultanan sampai pasca kemerdekaan. Bagaimana daerah Bima berkonstribusi besar terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Dalam perjalanannya katanya, bahwa Bima menjadi kerajaan terbesar dan terluas di wilayah Timur setelah kesultanan Ternate Maluku dan kerajaan Goa, terbukti dengan ditaklukkannya wilayah Timur sekitar wilayah Manggarai dan sekitarnya di wilayah NTT.

“Ini menjadi pertanda bahwa Bima adalah sebuah wilayah kecil yang memiliki kerajaan terpengaruh di wilayah Timur Indonesia”, terang Na’im di acara yang bertema “Aku Bangga Jadi Orang Bima” tersebut.

Ia berpesan kepada seluruh mahasiwa Bima Mataram untuk tidak hanya mengkritik Pemerintah Daerah namun harus berkonstribusi besar untuk menopang pembangunan daerah di segala sektor vital.

Sementara Sekertaris Jenderal (Sekjen) IMBI Mataram berpesan kepada seluruh mahasiswa Bima Mataram untuk menjadikan momentum HUT Bima ke-378 sebagai sebuah evaluasi generasi Bima Mataram untuk selalu merenungi bahwa persatuan itu perlu ditegakkan di daerah rantauan.

“Pembakaran lilin ini pertanda komitmen dan ikhtiar tiada henti dalam mendorong generasi Bima yang berkemajuan”, ajak Sekjen IMBI Mataram Debu (Nama sapaan).

Berbeda dengan Ketua dan Sekjen IMBI Mataram, senior IMBI Mataram Marwan Galle berpesan untuk melek tekhnologi dan informasi. Dalam rangka menopang pembangunan daerah, menurutnya harus ikut menjadikan tekhnologi dan informasi sebagai bagian terpenting dalam pembangunan itu.

“Kita tidak bisa menghindar dari perkembangan tekhnologi, oleh karena itu, tekhnologi menjadi penting untuk kita kuasai, jangan sampai tekhnologi menjerumuskan kita ke hal negatif”, pesan Alumni Mahasiswa Ummat dan mahasiswa Pascasarjana Uhamka Jakarta ini kepada Mahasiswa Mataram.

Kedepan IMBI Mataram akan menggelar training jurnalistik dan training informasi dan tekhnologi (IT).

(IBA)