Danrem: Lebaran Topat Budaya Lombok Yang Harus Tetap Dilestarikan

Danrem: Lebaran Topat Budaya Lombok Yang Harus Tetap Dilestarikan
Foto : Danrem menyerahkan hadiah juara 1 lomba dulang terbaik

Lombok Barat,- Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., menghadiri acara Tasyakuran Lebaran Topat 1439 H di Pantai Duduk Desa Batulayar Kecamatan Batulayar Lombok Barat, Jumat (22/6).

Usia menyerahkan hadiah juara 1 lomba dulang terbaik, Rizal menyampaikan rasa syukur karena sedikit demi sedikit adat istiadat masyarakat NTB dikenali.

“Kegiatan lebaran topat yang dilaksanakan setiap tahun ini merupakan budaya masyarakat kita di Lombok yang sedikit berbeda dengan daerah lain”, kata Rizal disela-disela acara.

Dilanjutkannya, lebaran topat yang dilaksanakan satu minggu setelah lebaran Idul Fitri 1439 H ini merupakan salah ikon pariwisata di NTB khususnya di Pulau Lombok. Karena hampir seluruh tempat wisata sambungnya, akan ramai dikunjungi terutama pantai.

“Ikon ini harus dipertahankan dan dilestarikan sebagai budaya positif mengingat Pulau Lombok sebagai pulau seribu Masjid dengan masyarakatnya yang religius”, himbaunya.

“Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini memberikan efek positif bagi pemerintah dan masyarakat kita, untuk menambah erat ikatan kekeluargaan / Kebersamaan antar sesama”, harapnya.

Pada kesempatan tersebut hadir pula Asisten III Pemprov NTB yang mewakili Gubernur NTB, Pjs Bupati Lobar HL. Saswadi, Danlanud Rembiga, Kapolres Lobar, Danlanal Mataram diwakili, Muspika Kecamatan Batulayar, Kades Batulayar dan ribuan masyarakat yang terlihat antusias mengikuti rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Lobar.

(IBA)