Tim percepatan MotoGP tindaklanjuti rekomendasi komnas HAM

Tim percepatan MotoGP tindaklanjuti rekomendasi komnas HAMReviewed by adminon.This Is Article AboutTim percepatan MotoGP tindaklanjuti rekomendasi komnas HAMLombok Tengah (Detikntbcom),- Mandalika Kuta Lombok Tengah, Tim Percepatan Pembangunan Sirkuit MotoGP Kuta Mandalika, bergerak cepat menindaklanjuti Rekomendasi Komite Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) tentang penanganan dan atau penyelesaian masalah lahan Sirkuit MotoGP. Sabtu (17/10), Ketua Tim Percepatan, AKBP Awan Hariono, memimpin langsung pertemuan dengan sejumlah pihak terkait, diantaranya Perwakilan Komnas HAM, Kuasa Penggugat, […]
Ketua Tim Percepatan AKBP Awan Hariono bersama Sejumlah Pihak Terkait

Lombok Tengah (Detikntbcom),- Mandalika Kuta Lombok Tengah, Tim Percepatan Pembangunan Sirkuit MotoGP Kuta Mandalika, bergerak cepat menindaklanjuti Rekomendasi Komite Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) tentang penanganan dan atau penyelesaian masalah lahan Sirkuit MotoGP.

Sabtu (17/10), Ketua Tim Percepatan, AKBP Awan Hariono, memimpin langsung pertemuan dengan sejumlah pihak terkait, diantaranya Perwakilan Komnas HAM, Kuasa Penggugat, Warga Penggugat, termasuk perwakilan Kejaksaan, BPN, dan Pemda.

Dalam kesempatan itu, Awan menyatakan, pihaknya bersikap terbuka dan akan menindaklanjuti rekomendasi Komnas HAM. “Tim akan bersikap terbuka untuk menyelesaikan permasalahan ini. Bisa dikoreksi, dan diintervensi, terkait kebenaran yang ada,” katanya.

Ditambahkan Awan Hariono, tim bekerja atas dasar semangat bersama. Karena ini merupakan momentum bagi semua. Dipilihnya NTB sebagai tempat penyelenggaraan MotoGP oleh Presiden RI, merupakan momentum bagi semua pihak di daerah ini untuk mengakselerasi perwujudannya.

Memanfaatkan momentum tersebut dengan baik dan untuk kepentingan bersama akan berdampak pada ekonomi masyarakat yang makin luar biasa. “Momentum motoGP jangan sampai hilang, dan kita semua sepakat untuk itu,” ucapnya.

Rapat dimulai pukul 10.00 Wita dan ditindaklanjuti dengan proses identifikasi data dan dokumen serta verifikasi faktual atau pengecekan objek terhadap data dan dokumen yang ada. Kegiatan ini berakhir hingga sekitar pukul 14.00 Wita.

Diterangkan Awan Hariono, dalam proses identifikasi, pengecekan lapangan dan analisa data objek yang dipermasalahkan, pihaknya didampingi oleh perwakilan Komnas HAM. “Hasil verifikasi akan dilaporkan kepada Gubernur NTB dan warga klaim,” ungkapnya. (Iba)