TGB : Perlu Promosi Masif dan Perbaikan Akomodasi

TGB : Perlu Promosi Masif dan Perbaikan AkomodasiReviewed by adminon.This Is Article AboutTGB : Perlu Promosi Masif dan Perbaikan AkomodasiMataram,- Bencana gempa bumi yang melanda Lombok – Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyisakan duka yang mendalam. Tak hanya memakan korban jiwa, mengalami luka-luka, maupun gedung/bangunan termasuk rumah penduduk warga juga ikut ambruk. Tak terelakkan, dalam kejadian ini tentunya juga banyak hal yang menjadi dampak, yakni salah satunya sector pariwisata. Untuk memulihkan kembali pariwisata NTB, […]
Foto : Pantai Gili Trawangan Lombok Barat

Mataram,- Bencana gempa bumi yang melanda Lombok – Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyisakan duka yang mendalam. Tak hanya memakan korban jiwa, mengalami luka-luka, maupun gedung/bangunan termasuk rumah penduduk warga juga ikut ambruk.

Tak terelakkan, dalam kejadian ini tentunya juga banyak hal yang menjadi dampak, yakni salah satunya sector pariwisata. Untuk memulihkan kembali pariwisata NTB, perlu dilakukan promosi yang massif serta upaya perbaikan akomodasi yang terdapat disejumlah destinasi wisata.

“Perlu promosi massif dan perbaikan akomodasi,” demikian hal itu dikatakan Gubernut NTB, M Zainul Majdi saat menggelar rapat bersama Menko Maritim, luhut BinsarPandjaitan, Ahad 16 September 2018 di Gili Trawangan, Lombok Utara – NTB.

Maka dari itu, ia mendorong para pelaku pariwisata untuk segera melakukan perbaikan akomodasi. “Perlu dorongan para pelaku pariwisata untuk melakukan perbaikan akomodasi, baik itu yang ada di Pulau Lombok maupun Sumbawa. Termasuk juga Gili Trawangan,” kata Gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) ini.

Mengingat ini adalah salah satu hal prioritas sambung TGB, adapun upaya promosi keluar daerah juga terus dilakukan melalui BPPD. Bahkan BPPD kata Gubernur dua priode itu, telah melakukan anjengsana dan media visit di tingkat pusat untuk menyampaikan bahawa pariwisata NTB, di tengah situasi musibah tatap dapat survive.

Hal itu disebabkan, daerah terdampak masih bisa direcovery. Apalagi, masih banyak destinasi wisata NTB yang tidak terdampak, khususnya di bagian tengah, bagian selatan pulau Lombok. “Itu dua hal yang dikomunikasikan termasuk anjangsana ke airline, khususnya terkait Lombok dan kesediaan untuk tetap menerima para wisatawan,” demikian TGB.

(IBA)