SMK 10 Bima Bersama Komunitas Hijau Jao Ajak Siswanya Peduli Lingkungan

SMK 10 Bima Bersama Komunitas Hijau Jao Ajak Siswanya Peduli Lingkungan
Foto : Para Taruna/Taruni SMK 10 Bima sedang bersih-bersih Pantai Kalaki

Bima,- Ratusan taruna-taruni SMK Negeri 10  Bima dan Komunitas Hijau Jao Bima mengisi hari terakhir Masa Oreantasi Siswa (MOS) dengan membersihkan pantai Kalaki yang berada di Kec. Palibelo Kabupaten Bima, Kamis (19/07) dimulai 10 Juli 2018 beberapa hati yang lalu.

“Dalam mengisi MOS kita sengaja mengajak para siswa untuk menjadi pribadi yang disiplin, beretika dan peduli lingkungan”, ungkap Ratnah, S.Pi, M. Pd kepala SMK Negeri 10 Bima. Selain mengerahkan siswa untuk peduli lingkungan, pihaknya juga berkerja sama dengan Komunitas Hijau Jao Bima untuk menjadikan SMK Negeri 10 Bima sebagai sekolah Adiwiyata.

“Jadi kita menanamkan kepedulian lingkungan pada taruna taruni, Karena persoalan lingkungan bisa diselesaikan ketika ada kesadaran kolektif dari semua pihak”, jelasnya.

Menurut Eka Ilham, salah satu guru SMK Negeri 10 Bima, Kegiatan ini dimaksudkan untuk menekankan  taruna taruni agar senatiasa menjaga lingkungan serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai penerus bangsa.

“Ya seperti kegiatan ini kita arahkan siswa untuk berkegiatan positif dengan memperdulikan lingkungan sekitar serta kawasan pariwisata dan ini juga untuk menghindari pencemaran,” ungkapnya.

Menurut dia pelaksanaan MOS tidak hanya dilakukan dengan melakukan kegiatan latihan PBB dan upacara bendera saja. Namun mengajak generasi penerus bangsa untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. “Pantai Kalaki merupakan salah satu objek wisata yang kebersihan lingkunganya terabaikan, sehingga membuat kami sangat prihatin dengan kondisi pantai yang kotor. Hal itu yang menginisiasi para taruna taruni membersihkan pantai kalaki” tuturny

Salah seorang peserta aksi dari Komunitas Hijau Jao Bima yakni Anwar Sarijo selaku Ketua menjelaskan aksi bersih pantai dipilih sebagai salah satu gerakan perubahan untuk mengajak para pelajar menunjukkan kepedulian mereka terhadap pelestarian lingkungan, sehingga diharapkan mereka bisa mencintai lingkungan sejak dini.

“Kami mengajak anak-anak muda melakukan perubahan yang baik dan ingin menanamkan kepada mereka, agar memberikan kontribusi bagi lingkungan mereka,” ajaknya.

Salah seorang Taruna  Satria Rahayu menyambut baik gerakan membersihkan sampah di pantai Kalaki tersebut dalam rangka masa oreantasi siswa. Bahkan ia mengaku senang dengan kegiatan yang diinisiasi sekolahnya.

“Kami senang bisa melakukan aksi bersih-bersih di Pantai kalaki karena para pemuda-pemudi di Indonesia harus berpartisipasi positif dalam mengisi pembangunan dan kemerdekaan di masing-masing daerah,” tuturnya.

(IBA)