Siaga Darurat Non Alam di NTB Hingga 169 Hari

Siaga Darurat Non Alam di NTB Hingga 169 HariReviewed by adminon.This Is Article AboutSiaga Darurat Non Alam di NTB Hingga 169 HariMataram (DetikNTB.Com),- Gubernur Nusa Tenggara Barat per tanggal 23 Maret 2020 resmi mengeluarkan surat keputusan bernomor 360-298 tahun 2020 tentang Status Siaga Darurat Non Alam Corona Virus Diseases (Covid-19) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan mengacu Keputusan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19), kemudian hasil […]
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat memberi keterangan pers, Selasa (23/3) di kantor Gubernur NTB mengungkap seorang warga positif Covid-19

Mataram (DetikNTB.Com),- Gubernur Nusa Tenggara Barat per tanggal 23 Maret 2020 resmi mengeluarkan surat keputusan bernomor 360-298 tahun 2020 tentang Status Siaga Darurat Non Alam Corona Virus Diseases (Covid-19) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dengan mengacu Keputusan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19), kemudian hasil rapat koordinasi tanggal 15 Maret 2020 tentang
Percepatan Pengendalian Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Maka, Gubernur Zulkieflimansyah menetapkan dan memutuskan status siaga Darurat Bencana Non Alam Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Nusa Tenggara Barat selama 169 (seratus enam puluh sembilan) hari terhitung mulai tanggal 16 Maret 2020 hingga 31 Agustus 2020.

“Status keadaan siaga darurat dapat diperpanjang sesuai kebutuhan pelaksanaan penanganan darurat bencana di
lapangan,” jelas Gubernur NTB pada point kedua surat di surat keputusan yang ditandatangani, Selasa (23/3) ini.

Keputusan tersebut lanjutnya pada point ketiga bahwa segala biaya atas keputusan tersebut dibebankan kepada APBN dan APBD NTB.

Sebagai bahan pertimbangan, Gubernur memberikan penjelasan tiga point yaitu pertama Pemerintah Indonesia menyatakan Corona Virus Disease (Covid-19) sebagai Bencana Nasional yang menimbulkan korban jiwa serta kerugian materil dan telah berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Kedua, bahwa untuk mengantisipasi dampak bencana tersebut, perlu dilakukan upaya-upaya penanganan Siaga Darurat untuk meminimalisir dampak bencana dan penanganan yang bersifat cepat, tepat, terpadu dan komprehensif serta melibatkan seluruh Perangkat Daerah dan Instansi terkait baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota Se-NTB sesuai standar dan prosedur penanganan pada masa Siaga Darurat Bencana Non Alam.

Selanjut terakhir yaitu, bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan keputusan Gubernur tentang Status Siaga Darurat Bencana Non Alam Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Iba)