Semarak Hari Kartini, KAMMI NTB Galakkan Gerakan Perempuan Berliterasi

Semarak Hari Kartini, KAMMI NTB Galakkan Gerakan Perempuan BerliterasiReviewed by adminon.This Is Article AboutSemarak Hari Kartini, KAMMI NTB Galakkan Gerakan Perempuan BerliterasiMataram,- Pengurus Wilayah KAMMI NTB melaksanakan Acara Pawai Simpatik dengan tema Bebaskan Perempuan NTB dari budaya malas membaca. Kegiatan tersebut dirangkaikan juga dengan baca buku On the Street serta membuka stand baca buku gratis yang disupport oleh perpustakaan kota mataram di area car free day (CFD) jalan Udayana Kota Mataram. Kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota perempuan KAMMI […]
Foto : Pengurus Wilayah KAMMI NTB sedang long march di CFD

Mataram,- Pengurus Wilayah KAMMI NTB melaksanakan Acara Pawai Simpatik dengan tema Bebaskan Perempuan NTB dari budaya malas membaca. Kegiatan tersebut dirangkaikan juga dengan baca buku On the Street serta membuka stand baca buku gratis yang disupport oleh perpustakaan kota mataram di area car free day (CFD) jalan Udayana Kota Mataram.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota perempuan KAMMI mulai dari wilayah hingga komisariat yang ada di NTB juga dihadiri oleh perwakilan beberapa organisasi mahasiswa yaitu perwakikan dari BEM unram, LDK Baabul Hikmah Unram dan FSLDK Nusra.

Kegiatan ini dimulai dengan longmarch dari depan kantor DPRD Provinsi NTB sampai Tugu Bumigora hingga diahiri dengan pembagian doorprize berupa buku bacaan dan cerita untuk anak-anak.

Za’idatul uyun Akrami, selaku Kadep Keperempuanan KAMMI Wilayah NTB dalam orasinya menyampaikan bahwa momentum hari Hartini tidak hanya identik dengan megenakan pakaian adat, namun lebih dari itu, bagaimana moment tersebut dijadikan momentum untuk menggali dan menanamkan kembali spirit R.A Kartini pada diri kita.

“Terutama dalam hal semangat dan kemampuannya dalam memberikan ide-ide serta gagasannya demi kemajuan bangsa khususnya kaum perempuan”. terangnya di acara car free day, Ahad (22 April) pagi di jalan Udayana Kota Mataram.

Ide dan gagasan besar tersebut tambahnya, tidak bisa muncul dengan sendirinya namun perlu diasah dan terus digali dengan banyak membaca dan terus meningkatkan litarasi kaum hawa pada khususnya.

“Seorang perempuan, dimana pun dan apapun posisinya harus menjadi teladan karena anak-anak berhak memiliki ibu yg cerdas, pasangan berhak memiliki pasangan yang cerdas, sahabat kita berhak memiliki sahabat yang cerdas dan orang-orang di sekitar kita berhak memiliki teman bergaul yang cerdas”, papar Uyun menutup orasinya.

(IBA)