Peringati Hardiknas 2018, 24 OKP Kepung Kantor Gubernur

By: On:
Peringati Hardiknas 2018, 24 OKP Kepung Kantor GubernurReviewed by adminon.This Is Article AboutPeringati Hardiknas 2018, 24 OKP Kepung Kantor GubernurMataram,- Ratusan massa dari 23 Organisasi Kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam Aliansi Rakyat untuk Pendidikan (ARP) dan satu massa aksi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Mataram melakukan aksi unjuk rasa di depan halaman kantor Gubernur NTB. Perwakilan massa aksi dimintai keterangan persnya menilai bahwa pendidikan di NTB masih mengalami kesenjangan, alokasi anggaran 20% dari […]
Foto : Massa aksi bertumpah ruah di depan halaman kantor Gubernur NTB

Mataram,- Ratusan massa dari 23 Organisasi Kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam Aliansi Rakyat untuk Pendidikan (ARP) dan satu massa aksi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Mataram melakukan aksi unjuk rasa di depan halaman kantor Gubernur NTB.

Perwakilan massa aksi dimintai keterangan persnya menilai bahwa pendidikan di NTB masih mengalami kesenjangan, alokasi anggaran 20% dari APBN/APBD menurutnya masih belum maksimal diterapkan, fasilitas yang didapat di wilayah Kota seharusnya di dapat pula di wilayah Desa.

“Pendididikan di wilayah Kota dan di wilayah desa seharusnya rata”, kata ketua IMM Cabang kota Mataram Amal Abrar, Rabu (02/05) siang saat dimintai keterangan persnya saat aksi unjuk rasa di halaman kantor Gubernur NTB di Kota Mataram.

Ia berharap kepada pemerintah untuk memperbaiki fasilitas pendidikan dan juga memajukan dunia pendidikan khususnya di NTB.

Ditempat yang sama, ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Mataram Al Mukmin menilai hal yang sama kondisi pendidikan di NTB.

Menurutnya bahwa pendidikan di NTB secara faktual semakin menurun, Ia menilai bahwa sekolah yang ada tidak menunjukkan kualitas yang baik dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Perguruan Tinggi (PT).

“Dibalik ketidak-kualitasnya itu, ternyata banyak pula semacam komersialisasi terhadap pendidikan”, ucap ketua GMNI yang baru terpilih tersebut.

Massa dari IMM Kota Mataram yang terlebih dahulu sampai di depan halaman Kantor Gubernur NTB meminta kepada Gubernur NTB untuk menemuinya, hanya saja Gubernur NTB Dr. Muhammad Zainul Majdi sedang berada di luar daerah. Hanya Sekda yang keluar menemui massa namun tidak diterima oleh massa aksi dari IMM.

Hanya 23 orang perwakilan dari massa aksi dari ARP diminta masuk berdialog dengan sekda NTB di ruangan Sekda.

Menanggapi tuntutan ratusan mahasiswa di berbagai kampus di Kota Mataram tersebut Sekretariat Daerah (Setda) NTB Ir Rosiady H Sayuti, M.Sc,.P.hD dihadapan perwakilan massa aksi mengganggap bahwa tuntutan massa aksi tersebut tidak bisa diakomodir karena persolan PT diatur oleh kampus dan Kementerian Riset, Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Hanya saja, Ia akan berkoordinasi dan pertemukan massa aksi dengan Kopertis Wilayah V minggu depan sebelum bulan ramadhan.

“Insya Allah saya akan menfasilitasi dengan Kopertis Wilayah V”, ucap Ros.

(IBA)