Penyuluh Agama Terkena Gempa Prioritas Pokjaluh Salurkan Bantuan

Penyuluh Agama Terkena Gempa Prioritas Pokjaluh Salurkan BantuanReviewed by adminon.This Is Article AboutPenyuluh Agama Terkena Gempa Prioritas Pokjaluh Salurkan BantuanMataram,- Penyuluh agama di bawah Kawil Kementerian Agama NTB yang terdampak gempa se NTB hampir mencapai 100 orang rumahnya roboh termasuk yang patah tulang dan luka-luka akan mendapatkan bantuan dana dari Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) se Indonesia. Hal itu dikatakan oleh Ketua Pokjaluh NTB Hj. Rahmi Kusbandiah saat diwawancara oleh media ini, Senen (24/09) sore […]
Foto : Ketua Pokjaluh NTB Hj. Rahmi Kusbandiah

Mataram,- Penyuluh agama di bawah Kawil Kementerian Agama NTB yang terdampak gempa se NTB hampir mencapai 100 orang rumahnya roboh termasuk yang patah tulang dan luka-luka akan mendapatkan bantuan dana dari Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) se Indonesia.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Pokjaluh NTB Hj. Rahmi Kusbandiah saat diwawancara oleh media ini, Senen (24/09) sore di Kanwil Kementerian Agama NTB. Dikatakannya bahwa sejumlah penyuluh agama yang terdampak gempa akan menjadi prioritas Pokjaluh se Indoensia.

“Itu mungkin yang menjadi prioritas utama dari bantuan darfi teman-teman Pokjaluh Nasional se Indonesia, itu yang diprioritaskan,” jelasnya.

Berupa apa bantuan untuk Penyuluh Agama tersebut, tambahnya masih dimusyawarahkan bersama Pokjaluh se Indonesia. Selain itu, Selain penyuluh agaa juga akan diberikan bantuan juga untuk masyarakat yang lain yang terkena dampak gempa namun yang diprioritaskan adalah penyuluh agama.

Dari data yang dipeolehnya di lapangan bahwa yang paling banyak penyuluh agama yang terkena dampak gempa tersebut ada di Lombok Utara, 99 persen penyuluh agama yang di KLU dari 45 orang terkena dampak, hanya satu orang yang tidak terdampak  Karena itulah yang melatar belakangi penyuluh agama se Indonesia bergerak untuk mengumpulkan dana bantuan.

Untuk korban jiwa sendiri dari penyuluh agama tidak ada, namun rumh dan tempat tinggal mereka semunya roboh. “Untuk korban jiwa semunya selamat, tetapi rumah mereka sudah roboh,” tutupnya.

(IBA)