Nimran Abdurrahman Janji Kembangkan Peternakan Sapi di Bolo Madapangga

Nimran Abdurrahman Janji Kembangkan Peternakan Sapi di Bolo MadapanggaReviewed by adminon.This Is Article AboutNimran Abdurrahman Janji Kembangkan Peternakan Sapi di Bolo MadapanggaBima (DetikNTB.Com),- Bakal Calon Bupati Kabupaten Bima, Nimran Abdurahman, pastikan akan kembangkan ternak sapi di Kecamatan Madapangga terkhusus di desa Bolo jika terpilih di Pilkada 2020-2025. “Saya pikir ini sangat strategis dan tidak dipikirkan oleh pemerintah hari ini,” kata Nimran saat menyapa masyarakat Bolo, Kecamatan Madapangga beberapa hari yang lalu. Menurut Nimran Abdurahman, daerah Bima […]
Foto: Bakal Calon Bupati Bima, Nimran Abdurrahman menyapa masyarakat Bolo Madapangga

Bima (DetikNTB.Com),- Bakal Calon Bupati Kabupaten Bima, Nimran Abdurahman, pastikan akan kembangkan ternak sapi di Kecamatan Madapangga terkhusus di desa Bolo jika terpilih di Pilkada 2020-2025.

“Saya pikir ini sangat strategis dan tidak dipikirkan oleh pemerintah hari ini,” kata Nimran saat menyapa masyarakat Bolo, Kecamatan Madapangga beberapa hari yang lalu.

Menurut Nimran Abdurahman, daerah Bima hari ini betul-betul tidak terurus apalagi untuk melihat potensi di masing-masing wilayah untuk dikembangkan sangat jauh dari harapan.

“Saya sungguh sangat prihatin atas kondisi daerah kita. Padahal peternakan sapi di Desa Bolo ini sangat potensial dan menjanjikan. Dari peternakan sapi ini nanti kita dapat mengolah pupuk organik dari kotoran dan urine sapi dirasa belum tersentuh,” urainya.

Lanjut Nimran, potensi ini sangat menjanjikan sebagai wadah pelebaran lapangan pekerjaan sehingga pengangguran dapat ditekan.

“Jika nanti ketika dipercaya, tak hanya bantuan modal pengembangan usaha, seluruh peternak sapi juga akan diberi pelatihan rutin tentang kiat budidaya sapi hingga mendirikan plaza ternak sehingga, para petani lokal tidak perlu lagi bersusah payah menjual daging sapinya ke pasar tradisional.

Nimran menambahkan, kalau produk pupuk organik cair dari urine sapi untuk mengurangi ketergantungan pemakaian pupuk subsidi berbahan kimia.

Mantan Sekjen Badan Musyawarah Masyarakat Bima ini menjelaskan, belakangan ini banyak pupuk dan pestisida yang sudah menggunakan bahan organik sebagai bahan baku.

“Ini peluang besar bagi peternak dan petani kita. Selain plaza ternak dan rumah potong hewan, saya akan siapkan gerai olahan pupuk organik yang menyebar ke seluruh kecamatan. Sehingga, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh membeli pupuk ke luar daerah, ataupun takut kelangkaan” sebut pengacara kondang asal DKI ini.

Ditambahkannya, Kabupaten Bima harus belajar dari daerah lain yang lebih dahulu mengembangkan pupuk organik dan plaza ternak serta rumah potong hewan.

“Kita siapkan dokter hewan agar kesehatan ternak mereka terpantau dengan baik. Saya akan alokasikan dana dan kita berdayakan Dinas Peternakan dan Pangan serta Dinas Koperasi dan UMKM berikut Dinas Pertanian sebagai leadernya. Sehingga, peternak sapi lokal menjadi pilot project bagi daerah lain,” terang Nimran.

Selain itu Nimran berpikir dengan meningkatnya produktifitas petani dan peternak makak otomatis pendapatan perkapita penduduk ikut naik yg berimbas pada naiknya pendapatan asli daerah (PAD)dan kesejahteraan rakyat.

“Dari situ kita bisa membiayai program sektor pendidikan dan kesehatan. Gratis biaya pendidikan dan kesehatan untuk masyarakat miskin dan orang-orang yang lemah secara ekonomi dapat diberikan,” tutup Mantan Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ini. (Iba)