Malas Serahkan Lakip, Puluhan OPD di Lobar Diberi Nilai Merah

Malas Serahkan Lakip, Puluhan OPD di Lobar Diberi Nilai MerahReviewed by adminon.This Is Article AboutMalas Serahkan Lakip, Puluhan OPD di Lobar Diberi Nilai MerahMataram, – Puluhan OPD di Lombok Barat belum menyerahkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP sebagai bahan penilaian kinerja oleh Kemen PAN & RB. Dari 43 OPD yang ada, 20 OPD sudah menyerahkan laporan Lakip, sedangkan sisanya hampir 50 persen belum ada. Puluhan OPD ini belum menyerahkan laporan karena berbagai alasan, ada berlasan karena sibuk. […]

Mataram, – Puluhan OPD di Lombok Barat belum menyerahkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP sebagai bahan penilaian kinerja oleh Kemen PAN & RB. Dari 43 OPD yang ada, 20 OPD sudah menyerahkan laporan Lakip, sedangkan sisanya hampir 50 persen belum ada.

Puluhan OPD ini belum menyerahkan laporan karena berbagai alasan, ada berlasan karena sibuk. Padhal hal ini menjadi salah satu tugas rutin semua OPD. Molornya penyerahan laporan lakip ini dihawatirkan akan berpengaruh terhadap penilaian Kemenpan RB terhadap kinerja Pemda.

Asisten I Setda Lobar Barat Ilham mengatakan pada laporan Lakip banyak OPD yang mendapatkan penilaian merah dan kuning.

“Dari OPD yang ada kata dia 20 OPD sudah menyerahkan Lakip dan 20 belum. Karena itu banyak yang merah dan kuning,” kata Ilham.

Ilham mengatakan, bahan evaluasi terhadap OPD terdapat 50 persen belum menuntaskan laporan Lakip. Sesuai kesanggupan mereka, OPD akan segera menyerahkan laporan tersebut. Salah satu laporan jelas dia, terkait sasaran kinerja pegawai (SKP) sebab banyak OPD yang belum menyerahkan.

Menurutnya, OPD kurang konsen menyerahkan SKP ini seharusnya SKP ini sudah dibuat oleh semua OPD. sebab SKP ini program diawal tahun 2018 yang penilaiannya dilaksanakan diahir tahun 2018. Seharusnya hasil Lakip ini diserahkan dan difinalkan oleh semua OPD.

Ditanya kenapa OPD belum menyerahkan laporan? Menurut dia, kemungkinan OPD sibuk sehingga belum sempat menterahkan ke ortal. BKD sendiri sudah bersurat ke smeua OPD, namun masih banyak yang menuntaskan laporan tersebut.

Ia pun mengingatkan, jangan sampai pada rapim maret masih banyak OPD yang kuning dan merah.

“Untuk laporan Lakip mohon diperhatikan yang masih kuning dan merah jangan sampai pada rapim nanti kondisinya seperti ini,” tegas dia.

Plh Kepala BKD dan PSDM Hj Baiq Indriyani FC membenarkan masih banyak OPD yang belum menyerahkan laporan sasaran kinerja pegawai (SKP) sebagai salah satu bahan Lakip ke BKD.
Kendala yang dihadapi menurutnya, kemungkinan OPD sudah membuat laporan itu namun belum menyerahkan ke BKD.

“Kendalanya mungkin juga banyak laporan-laporan yang dikumpulkan oleh OPD,sehinggsa terlalu banyak laporan,” imbuh dia.

Menurutnya, jika OPD belum juga menyerhkan laporan maka Kabupaten tidak bisa dinilai dan dievaluasi oleh Kemenpan RB sebab laporan ini wajib diserahkan sebagai bahan evaluasi kinerja. Dari hasil Lakip, sejauh ini Pemda Lobar secara umum mendapatkan nilai 6.6 poin gemuk atau B gemuk. (W@N)