IMM beri catatan untuk Pilkada serentak di NTB

IMM beri catatan untuk Pilkada serentak di NTBReviewed by adminon.This Is Article AboutIMM beri catatan untuk Pilkada serentak di NTBMataram (Detikntbcom),- Pilkada Serentak yang akan diselenggarakan pada Rabu 9 Desember 2020 mendatang merupakan pesta demokrasi rakyat yang menentukan pemimpin 5 tahun mendatang, tentu harus dijalankan dengan maksimal dan bernilai. “Di tengah keadaan pandemi Covid-19 tentu Pesta demokrasi ini bukan menjadi hal yang mudah namun kita juga harus tetap hati-hati dan mengikuti aturan yang sudah […]
Foto: Ketua Umum DPD IMM NTB, Miftahul Khair (Istimewa)

Mataram (Detikntbcom),- Pilkada Serentak yang akan diselenggarakan pada Rabu 9 Desember 2020 mendatang merupakan pesta demokrasi rakyat yang menentukan pemimpin 5 tahun mendatang, tentu harus dijalankan dengan maksimal dan bernilai.

“Di tengah keadaan pandemi Covid-19 tentu Pesta demokrasi ini bukan menjadi hal yang mudah namun kita juga harus tetap hati-hati dan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pelaksana,” kata Ketua IMM NTB Miftahul Khair, Kamis (24/9) di Mataram.

Dengan demikiaan atas dasar Kajian yang mendalam serta dikuatkan dengan kondisi lapangan yang terjadi akhir-akhir ini katanya, dari konvoi tidak taat protokol kesehatan yang dilakukan oleh para pendungkung Paslon Bupati/Walikota di berbagia di NTB menaruh kekhawatiran besar munculnya kluster baru Covid-19. Di samping itu, terjadinya insiden antar pendukung Paslon yang tidak puas dengan keputusan KPU.

“Kami dari DPD IMM NTB ingin mengajak kepada semua pihak agar dalam membangun situasi perpolitikan yang santun, tertib aturan dan menerapkan protokol kesehatan,” ajaknya.

IMM juga berharap semua Paslon yang mengikuti pesta demokrasi pada 09 Desember 2020 mendatang agar menghimbau kepada pendukung dan simpatisan agara mengedepankan nilai dan edukasi dalam berpolitik, membangun politik yang sehat.

“Apalagi kita berpesta di tengah keadaan Covid-19, karena capaian yang utama bukanlah siapa yang menang tapi hal terpenting adalah proses penyelenggaraan ini dapat ditempuh dengan jalan yang aman, tertip dan damai,” kata Khair. (Iba)